Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Bali Sebagai Daerah Tujuan Wisata Dunia Rawan Kejahatan Skimming
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia rawan terhadap aksi kejahatan skimming atau kejahatan dengan menggandakan informasi yang terdapat dalam pita magnetik pada kartu kredit/debit maupun ATM secara illegal. Selain Bali, daerah lainnya yang rawan terhadap kejahatan skimming yaitu Nusa Tenggara Barat dan Jakarta. Demikian disampaikan Kanit Cyber Crime Polda Bali Kompol I Wayan Wisnawa A, Sik, M.Si dalam keteranganya di Denpasar pada Sabtu (10/3).
[pilihan-redaksi]
Menurut Wisnawa, sebagai daerah tujuan wisata maka Bali merupakan sasaran empuk dari pelaku kejahatan skimming. Diharapkan masyarakat semakin berhati hati dalam melakukan transaksi menggunakan ATM.
“Dalam setahun menjabat Kanit Cyber, sudah yang sudah pernah ditangani, yakni TKP (tempat kejadian perkara) di Sukawati dan Singaraja, dengan total 4 tersangka asal Bulgaria” jelas Wisnawa.
Wisnawa menegaskan target utama para pelaku skimming adalah wisatawan asing yang sedang berlibur. Wisatawan asing ini menjadi target utama karena nilai tukar mata uang yang tinggi. Sebagai langkah pencegahan, Unit Cyber Polda Bali akan segera membentuk Satgas Anti Kejahatan Cyber yang melibatkan Tim Cyber Polda Bali, Vendor masing masing ATM dan Legal bank di Indonesia.
“Semoga setelah terbentuk satgas itu, kejahatan skimming bisa dicegah dan dikurangi,” kata Wisnawa.
[pilihan-redaksi2]
Wisnawa mengingatkan agar masyarakat berhati-hati ketika menekan PIN, karena pelaku sering memasang kamera tersembunyi untuk mengetahui password korban. Masyarakat juga diingatkan untuk menghindari menggunakan ATM di daerah redup atau sepi, karena pelaku bisa dengan mudah memasang alat skimming di tempat pengawasan yang lemah.
Masyarakat juga diminta melakukan pemeriksaan saldo rekening secara teratur dan apabila ada penarikan uang yang aneh segera laporkan ke pihak bank.
“Jangan terlalu sering mengakses akun bank anda, karena terlalu sering maka semakin rentan di bobol dan Daftarkan setiap transaksi di bank menggunKan dua jenis otentikasi “ jelas Wisnawa.[bbn/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2023 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun