Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Fokus di Catur Muka, 1.907 Polisi Dikerahkan Saat Pengerupukan
Rabu, 14 Maret 2018,
14:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar. Menjelang perayaan Nyepi Caka 1940 mendatang, Jajaran Polresta Denpasar mengerahkan pasukan yang jumlahnya mencapai 1.907 personel dalam pengamanan pawai ogoh-ogoh yang berlangsung pada malam pengerupukan, dipusatkan di patung Catur Muka, Jalan Gajah Mada, Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Menurut Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, jajaran Polresta bersinergi dengan TNI, Pecalang serta instansi terkait pengamanan tersebut. Dalam pengamanan pawai ogoh-ogoh nantinya, Polresta Denpasar mengerahkan 1.907 personel dilapangan. Sementara di Denpasar sendiri terdata 1.130 ogoh-ogoh yang akan di arak masyarakat. “Fokus pengamanan dilaksanakan pada malam pengerupukan atau saat pawai ogoh-ogoh. Kami akan fokuskan pengamanan di patung Catur Muka,” tegas AKBP Artana, Selasa (13/3) kemarin.
Menurut Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana, jajaran Polresta bersinergi dengan TNI, Pecalang serta instansi terkait pengamanan tersebut. Dalam pengamanan pawai ogoh-ogoh nantinya, Polresta Denpasar mengerahkan 1.907 personel dilapangan. Sementara di Denpasar sendiri terdata 1.130 ogoh-ogoh yang akan di arak masyarakat. “Fokus pengamanan dilaksanakan pada malam pengerupukan atau saat pawai ogoh-ogoh. Kami akan fokuskan pengamanan di patung Catur Muka,” tegas AKBP Artana, Selasa (13/3) kemarin.
Perwira melati dua dipundak itu mengingatkan kepada masyarakat beberapa hal yang tak boleh dilakukan, pada malam pengarakan ogoh-ogoh. Yaitu pengarakan ogoh-ogoh tidak melewati batas lingkungan masing-masing untuk menghindari kesalahpahaman yang bisa berpotensi menimbulkan benturan fisik atau bentrok. “Saya juga mengimbau musik yang dipakai mengiring ogoh-ogoh adalah baleganjur atau musik tradisional bukan yang lain,” ungkapnya.
Kemudian, kepada pengusung ogoh-ogoh diharapkan tidak mengkonsumsi minuman keras karena bisa menjadi pemicu ketersinggungan yang bisa merusak perayaan hari pengerupukan. “Selesai pawai, ogoh-ogoh sebaiknya dibakar di lingkungan masing-masing, bukan ditaruh di sembarang tempat karena dapat mengganggu keindahan Kota Denpasar,”ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Perwira asal Tabanan ini menjelaskan, menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940 ini, pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan stakeholder dan instansi terkait. Perlu diketahui, Nyepi kali ini bersamaan dengan datangnya Hari Raya Saraswati. “Bila Nyepi dilaksanakan mulai pukul 06.00 Wita, diharapkan bagi masyarakat untuk melaksanakan persembahyangan Saraswati dari pukul 00.00 sampai pukul 05.00 dinihari,” imbuhnya.
Perwira asal Tabanan ini menjelaskan, menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940 ini, pihaknya sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan stakeholder dan instansi terkait. Perlu diketahui, Nyepi kali ini bersamaan dengan datangnya Hari Raya Saraswati. “Bila Nyepi dilaksanakan mulai pukul 06.00 Wita, diharapkan bagi masyarakat untuk melaksanakan persembahyangan Saraswati dari pukul 00.00 sampai pukul 05.00 dinihari,” imbuhnya.
AKBP Artana mengajak masyarakat menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di lingkungan masing-masing. Selain itu, Umat Hindu diharapkan melaksanakan catur brata penyepian atau empat pantangan yang dilaksanakan saat Nyepi, yaitu amati karya (tidak bekerja), amati geni (tidak menyalakan api), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). “Mari bersama-sama menjaga kerukunan, keharmonisan dan mulat sarira,” pintanya.(bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026