Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Wajah Cantik Tukad Dedari Justru Terlihat Ketika Dialiri Banjir Lahar Hujan
Rabu, 28 Maret 2018,
18:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem, Sungguh mempesona Tukad Dedari saat ini, hamparan tebing batu yang mengelilingi genangan air menjadi lukisan alam nan indah untuk diabadikan bagi setiap warga yang datang kesana.
[pilihan-redaksi]
Padahal sebelumnya, sungai Tukad Dedari yang berada diwilayah Dusun Temukus, Desa Besakih, Rendang Karangasem tersebut selalu menjadi langganan banjir lahar hujan ketika hujan turun di Gunung Agung. Namun justru karena kerap tersapu lahar hujan membuat tebing - tebing batu yang dulunya tertutup semak dan tanah kini malah kembali terlihat.
Padahal sebelumnya, sungai Tukad Dedari yang berada diwilayah Dusun Temukus, Desa Besakih, Rendang Karangasem tersebut selalu menjadi langganan banjir lahar hujan ketika hujan turun di Gunung Agung. Namun justru karena kerap tersapu lahar hujan membuat tebing - tebing batu yang dulunya tertutup semak dan tanah kini malah kembali terlihat.
Tentu saja, fenomena tersebut membuat Tukad Dedari yang dulunya hanya Tukad biasa saja kini bermetamorfosis menjadi tukad indah dengan pesona tebing batunya yang sangat menakjubkan. Terbukti dengan sudah beredarnya jepretan photo berlatarkan Tukad Dedari sedang viral di media sosial.
Menurut Kepala wilayah Dusun Temukus, Wayan Sudiana, Dusun Temukus berada di jarak 4 kilometer dari Puncak Kawah Gunung Agung. Sementara untuk akses ke lokasi yang dimaksud, dari jalan raya menuju kelokasi jaraknya hanya sekitar 50 meter.
[pilihan-redaksi2]
Hanya saja di areal tersebut, terdapat tiga kolam air dan volume air di masing masing kolam tersebut juga berbeda - beda. Untuk kolam yang pertama hanya berjarak 50 meter dari jalan raya. Sedangkan dari kolam satu ke kolam nomor dua juga sekitar 50 meteran. Sementara jarak dari kolam kedua ke kolam tiga cukup dekat hanya 5 meter saja. Sedangkan untuk menuju ke areal Kayuan Dedari masih harus menempuh perjalanan sekitar 100 meter keatas.
Hanya saja di areal tersebut, terdapat tiga kolam air dan volume air di masing masing kolam tersebut juga berbeda - beda. Untuk kolam yang pertama hanya berjarak 50 meter dari jalan raya. Sedangkan dari kolam satu ke kolam nomor dua juga sekitar 50 meteran. Sementara jarak dari kolam kedua ke kolam tiga cukup dekat hanya 5 meter saja. Sedangkan untuk menuju ke areal Kayuan Dedari masih harus menempuh perjalanan sekitar 100 meter keatas.
Namun, karena areal tukad dedari sebagai lokasi pesucian atau "petirtaan" Ida Betara tentunya sangat disakralkan oleh warga setempat sehingga untuk lebih lanjut mungkin akan ada himbauan jika banyak orang yang datang.
"Mungkin nanti akan diberikan himbauan apabila banyak yang datang dan mandi disana," terang Wayan Sudiana. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026