Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Cegah Banjir, Pemkab Buleleng Akan Bangun Sodetan pada Tahun 2019
Jumat, 30 Maret 2018,
22:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com.Buleleng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng akan membangun sodetan di beberapa titik pada tahun 2019 Untuk menghindari terulangnya banjir lagi.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut diungkapkan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST saat ditemui usai bertindak sebagai inspektur upacara pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke 414 di Lapangan Ngurah Rai, Jumat (30/3).
Hal tersebut diungkapkan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST saat ditemui usai bertindak sebagai inspektur upacara pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke 414 di Lapangan Ngurah Rai, Jumat (30/3).
Agus Suradnyana menjelaskan perbaikan pasca banjir tidak bisa dilakukan secara parsial. Perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh. Pemkab Buleleng sendiri masih memetakan untuk membangun sodetan agar bisa diperbaiki secara menyeluruh dan terintegrasi. Sodetan ini diharapkan mampu mengurangi dampak dari banjir.
“Misalnya dari Baktiseraga di desain sodetan menuju Tukad Buleleng secara langsung dan juga di Jalan Ahmad Yani kita akan bangun sodetan,” jelasnya.
Selain sodetan-sodetan yang akan dibangun pada tahun depan, penertiban-penertiban terhadap pelanggaran di sempadan sungai juga akan ditindak di beberapa titik. Menurut Bupati Asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini, kegiatan-kegiatan penindakan ini yang akan susah karena akan menertibkan warga yang melanggar. “Kalau boleh jujur, sungai di LOvina itu sangat besar, di sebelah jembatan.
Namun sekarang didesak oleh masyarakat dan memperkecil sungai akibat dari pembangunan disana. Nanti kalau ditertibkan jangan marah. Kalau banjir saya yang dimarah-marahi tapi kalau ditertibkan jangan marah. Saya masih mencari polanya,” ujar Agus Suradnyana.
Disinggung mengenai pembangunan di Buleleng bertepatan dengan HUT Kota Singaraja ke 414 ini, Bupati Agus Suradnyana mengungkapkan dirinya ingin membangun Buleleng bersama seluruh komponen masyarakat di Buleleng. Kesamaan cara pandang sangat diperlukan dalam rangka pembangunan di Buleleng. MAsukan-masukan yang membangun juga diperlukan oleh Pemkab Buleleng.
[pilihan-redaksi2]
“Sesuai dengan tema HUT Kota Singaraja ke 414 yaitu Satu Hati, Satu Pikiran, Satu Kata, Bersama Membangun Buleleng. Kita harus bangun Buleleng ini bersama dengan satu cara pandang dan tujuan,” ujarnya.
“Sesuai dengan tema HUT Kota Singaraja ke 414 yaitu Satu Hati, Satu Pikiran, Satu Kata, Bersama Membangun Buleleng. Kita harus bangun Buleleng ini bersama dengan satu cara pandang dan tujuan,” ujarnya.
Lebih spesifik dirinya akan fokus pada pertanian di tahun 2018. Sebanyak 22,88 persen masyarakat di Buleleng masih bergantung dengan pertanian karena pertanian sangat menjanjikan. Selain pertanian, sektor investasi juga akan digenjot dan bertumpu dengan sisi aksesibilitas. Aksesibilitas tersebut belanja modal yang sangat besar sehingga dibutuhkan bagaimana membangun hirarki struktural yang baik dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk membangun Buleleng.
“Saya yakin kalau aksesibilitas di Buleleng ada seperti pembangunan shortcut dan bandara, Buleleng akan di atas angin. Investasi bagus, potensi daerahnya oke dan pertanian mendukung serta masyarakatnya sangat egaliter,” tutupnya. (bbn/tha/rob)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 585 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026