Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
PVMBG Sayangkan Maraknya Aksi Pendakian Gunung Agung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyayangkan maraknya aksi pendakian di Gunung Agung yang terjadi belakangan ini. Padahal dalam laporan magmavar yang dirilis setiap 6 jam sekali dinyatakan bahwa area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung tidak aman untuk aktivitas pendakian. Sehingga masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak berada atau tidak melakukan pendakian serta tidak melakukan aktivitas apapun di radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.
"Kami menyayangkan masih ada yang naik ke puncak Gunung Agung," ujar Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Dr. Devi Kamil Syahbana ketika dikonfirmasi pada Rabu (25/4) di Karangasem.
Devi Kamil Syahbana mengungkapkan meskipun saat ini aktivitas Gunung Agung relatif menurun, namun belum sepenuhnya stabil, sehingga masih berpotensi terjadi erupsi meskipun itu kecil. Masyarakat atau pengunjung diharapkan sebaiknya bersabar dulu untuk tidak nelakukan pendakian dan menunggu sampai Gunung Agung kembali normal. "Gunung Agung hanya meminta waktu sebentar saja, kita diminta sedikit bersabar," ungkapnya
Devi menambahkan sudah menjadi tugas PVMBG untuk memberi rekomendasi berdasarkan data pemantauan. Tujuannya untuk melindungi keselamatam masyarakat dan pengunjung sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak sampai terjadi.[bbn/igs/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun