Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Perlindungan Terpadu Berbasis Masyarakat Untuk Mencegah Kekerasan Anak
Kamis, 10 Mei 2018,
14:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Denpasar membentuk Perlindungan Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di Kelurahan Sesetan, Rabu (9/5).
[pilihan-redaksi]
Kepala DP3AP2KB Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti yang didampingi Kabid Perlindungan Hak Peremuan (PHP) dan Perlindungan Khusus Anak (PKA) I Made Atmajaya Kamis (10/5) mengatakan pengukuhan PATBM di Kelurahan Sesetan diharapkan peran masyarakat untuk upaya perlindungan perlindungan anak dengan mencegah secara mandiri semakin meningkat. Selama ini kekerasan pada anak terjadi pada kumunitas masyarakat itu sendiri.
Kepala DP3AP2KB Kota Denpasar I Gusti Agung Laksmi Dharmayanti yang didampingi Kabid Perlindungan Hak Peremuan (PHP) dan Perlindungan Khusus Anak (PKA) I Made Atmajaya Kamis (10/5) mengatakan pengukuhan PATBM di Kelurahan Sesetan diharapkan peran masyarakat untuk upaya perlindungan perlindungan anak dengan mencegah secara mandiri semakin meningkat. Selama ini kekerasan pada anak terjadi pada kumunitas masyarakat itu sendiri.
“Dengan keterlibatan masayarakat melalui PATBM untuk mencegah kekerasan kekerasan pada anak semakin menekan kasus kekerasan pada anak khususnya di Kota Denpasar,” ujarnya.
Menurutnya saat ini jumlah PATBM yang telah terbentuk di kota Denpasar sebanyak 6 percontohan PATBM yang tersebar di empat kecamatan salah satunya di Kelurahan Sesetan. Lebih lanjut Laksmi Dharmayanti menambahkan PATBM merupakan gerakan atau jaringan kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi. Ini merupakan ujung tombak pencegahan kekerasan pada masyarakat yang ada di desa/kelurahan. Disamping juga unutk membangun kesadaran masyarakat agar terjadi perubahan sikap dan perilaku yang memberikan perlindungan pada anak.
Model PATBM dapat kembangkan kegiatan terpadu dari promosi dan pencegahan dengan membangun sinergitas dengan jaringan horisontal. Sinergitas dapat dibangun dengan berbagai eleman yang ada tingkat desa/lurah mulai dari perangkat desa/lurah, PKK, posyandu, karang taruna, OPD, P2TP2A dan instansi lainnya.
Dengan terbentuknya PATBM di Kelurahan Sesetan Laksmi Dharmyanti berharap dapat mengenali, menelaah dan mengambil inisiatif dalam memecahkan kasus dan permasalahan kekerasan terhadap anak.
[pilihan-redaksi2]
Didampingi Kabid Perlindungan Hak Peremuan (PHP) dan Perlindungan Khusus Anak (PKA) I Made Atmajaya menambahkan tahun 2017 sendiri terjadi 97 kasus pada anak mulai dari pelecehan seksual pada anak, kekerasan pada anak, penelantaran dan anak berhadapan dengan hukum.
Didampingi Kabid Perlindungan Hak Peremuan (PHP) dan Perlindungan Khusus Anak (PKA) I Made Atmajaya menambahkan tahun 2017 sendiri terjadi 97 kasus pada anak mulai dari pelecehan seksual pada anak, kekerasan pada anak, penelantaran dan anak berhadapan dengan hukum.
Kedepannya dengan terbentuknya PATBM diharapkan dapat mencegah segala kasus kekerasan yang terjadi di Kota Denpasar dengan melibatkan masyarakat. PATBM pun akan terus digalakkan sehingga semua desa/lurah mempunyai kelompok peduli untuk pencegahan kekerasan pada anak mulai dari tingkat desa/lurah.
Lurah Sesetan Ni Ketut Sri Karyawati mengatakan dengan terbentuknya PATBM di Kelurahan Sesetan diharapkan semakin meningkatkan pencegahan kekerasan pada anak yang selama ini telah berjalan dengan baik. Meningat pencegahan kekerasan pada anak selama ini melibatkan tokoh adat dan masyarakat sehingga bisa dilaksanakan dengan makasimal.
“Sekarang dengan terbentuknya PATBM tentunya semakin memaksimalkan pecegahan kekerasan pada anak di wilayah kami,” ujarnya. (bbn/rlsdps/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026