Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Jaga Baya Dulang Manggap Kawal Ida Betara Melasti
Pujawali Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek
Selasa, 5 Juni 2018,
12:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com,Klungkung. Serangkaian Karya Balik Sumpah, Mlaspas dan Pujawali di Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Betaha Mpu Ghana di Punduk Dawa Klungkung, Jaga Baya Dulang Manggap se-Bali total 'ngaturang ayah' selama pelaksanaan acara besar tersebut.
[pilihan-redaksi]
Salah satunya saat Ida Betara melasti ke Pantai Pura Goa Lawah Minggu (3/6), semeton Jaga Baya Dulang Manggap (JBDM) seluruh Bali tumpah ruah bersama dengan ribuan pemedek lainnya ngiring Ida Betara Lelangit Hyang Mpu Gana dari Pura Catur Parahyangan Ratu Pasek di Punduk Dawa berjalan kaki menuju Pura Goa Lawah.
Salah satunya saat Ida Betara melasti ke Pantai Pura Goa Lawah Minggu (3/6), semeton Jaga Baya Dulang Manggap (JBDM) seluruh Bali tumpah ruah bersama dengan ribuan pemedek lainnya ngiring Ida Betara Lelangit Hyang Mpu Gana dari Pura Catur Parahyangan Ratu Pasek di Punduk Dawa berjalan kaki menuju Pura Goa Lawah.
Melasti yang merupakan simbol penyucian pra lingga dan pajenengan Hyang Pasupati dan Hyang Tri Purusa (di Mandala Uttama Luhur) dan Ida Betara Lelangit Hyang Mpu Gana (di Mandala Uttama Madya) berjalan khidmat, lancar dan tertib. Hal ini tak terlepas dari peran serta krama pemedek dan anggota Jaga Baya Dulang Manggap yang sigap membantu selama pelaksanaan acara.
Ketua Jaga Baya Dulang Manggap (JBDM) Buleleng Putu Pasek Agung Dibia Atmaja yang ditemui di sela- sela acara melasti menyatakan bahwa salah satu sikap yang mesti dimiliki anggota Jaga Baya Dulang Manggap adalah rame ing gawe sepi ing pamrih.
“Sebagai jagabaya mesti berjiwa giat melakukan pekerjaan tanpa memikirkan imbalan apapun” tegas pria yang akrab disapa Gung Paul ini. Menurutnya ilmu pengetahuan yang dimiliki dan kerja yang dilakukan sebagai wujud bhakti dan yadnya kepada Hyang Widhi Wasa.
[pilihan-redaksi2]
Ditambahkannya anggota Jaga Baya Dulang Manggap se-Bali secara bergantian ngaturang ayah selama prosesi mulai dari tanggal 17 Mei 2018 sampai dengan 18 Juni 2018. “Tugasnya antara lain bertugas mekemit, mengatur lan mengarahkan pemedek serta ngiringang para Pandita saat ngaturang penganyar 9 kabupaten/kota," tegasnya lagi.
Ditambahkannya anggota Jaga Baya Dulang Manggap se-Bali secara bergantian ngaturang ayah selama prosesi mulai dari tanggal 17 Mei 2018 sampai dengan 18 Juni 2018. “Tugasnya antara lain bertugas mekemit, mengatur lan mengarahkan pemedek serta ngiringang para Pandita saat ngaturang penganyar 9 kabupaten/kota," tegasnya lagi.
Pihaknya berharap keterlibatan Jaga Baya Dulang Manggap dapat membantu kelancaran dan ketertiban karya besar tersebut.
Selain membantu kelancaran prosesi upacara, keberadaan Jaga Baya Dulang Manggap baginya merupakan sebuah wadah pemersatu umat. Sebab prinsip yang dipegang yaitu masih tasireng swagotra kabeh dapat memunculkan rasa kasih dan guyub pada keluarga sendiri serta semeton.
“Jika dilaksanakan dengan baik akan dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kerukunan,” tegas Gung Paul lagi.
Pihaknya menghimbau umat yang pedek tangkil agar mengikuti arahan Jaga Baya sehingga pelaksanaan karya berjalan aman, lancar dan tertib. “Jika sudah berjalan lancar tentunya persembahyangan dapat berlangsung khidmat dan umat merasa nyaman ngaturang bhakti,” pungkasnya. (bbn/rls/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2959 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026