Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Pelaku Usaha Perlu Ikuti Perkembangan Ekonomi Digital
Selasa, 12 Juni 2018,
10:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Perkembangan ekonomi digital perlu diikuti di era digital oleh pelaku usaha, dan SDM di Bali. Jika tidak maka, sebuah usaha tidak akan mampu berkembang serta cenderung semakin tertinggal jauh dengan para kompetitor di tengah ketatnya persaingan ekonomi dewasa ini.
[pilihan-redaksi]
Ketua Umum Ikatan Senior HIPMI Indonesia (ISHI) Bali Gde Sumarjaya Linggih mengatakan era persaingan ketat di Bali sudah mulai terlihat melalui digital ekonomi. Untuk itu, ia menegaskan jika saat ini masih secara berpikir konvensional, belum melakukan inovasi, tidak melakukan ekonomi berbagi, serta tidak memanfaatkan basis internet. Maka, kata dia hal ini bisa disebut ketertinggalan, atau kita bisa juga dikatakan asing.
Ketua Umum Ikatan Senior HIPMI Indonesia (ISHI) Bali Gde Sumarjaya Linggih mengatakan era persaingan ketat di Bali sudah mulai terlihat melalui digital ekonomi. Untuk itu, ia menegaskan jika saat ini masih secara berpikir konvensional, belum melakukan inovasi, tidak melakukan ekonomi berbagi, serta tidak memanfaatkan basis internet. Maka, kata dia hal ini bisa disebut ketertinggalan, atau kita bisa juga dikatakan asing.
Menurut dirinya, jika dilihat dulu berbicara globalisasi akan tetapi, saat ini sudah berbicara Deglobalisasi. Meski demikian, tetapi tetap memiliki konten lokalnya. Atau, kata dia dulunya melakukan secara konvensional tetapi saat ini tidak mampu memprediksi terhadap kondisi yang terjadi. Selain itu dia melanjutkan, SDM di Bali juga meski dibekali pengetahuan mumpuni terutama, terkait digital teknologi tersebut.
"SDM di Bali, harus benar-benar paham dalam memprediksi masa depan khususnya, terkait dengan digital teknologi. Seperti misalnya, yang menggunakan tenaga manusia akan semakin menurun jumlahnya, rutinitasnya nanti juga akan dikerjakan oleh robotik. Maka dari itulah, semua sangat perlu diantisipasi mulai saat ini," paparnya.
Dikatakan selain beberapa hal tersebut, perlu juga diketahui seperti, mengetahui pandagan lebih luas lagi dalam menghadapi persaingan di era digital ekonomi khususnya bagi pelaku usaha maupun SDM di Bali. Ia menambahkan, dengan demikian, maka pelaku usaha kita akan mendapat cara untuk mengatisipasinya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1990 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026