Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Pelaku Membuang Bayi Agar Diadopsi Oleh Orang Tuanya
Minggu, 29 Juli 2018,
21:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Polres Badung mengungkap kasus penemuan bayi yang dibuang di belakang rumah pasangan suami istri (pasutri) di Banjar Panca Yasa Pupuan, Desa Mengwitani, Badung, Jumat (27/7) lalu. Ternyata diketahui orang tua kandung bayi tersebut salah satunya adalah putra penemu bayi sendiri yang berinisial IMD AS (20).
[pilihan-redaksi]
Bayi tersebut merupakan hasil hubungan dengan pacarnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka yakni Ni Putu MSD (18) asal Banjar Buahan Selatan, Tabanan. Keduanya kini sudah diamankan polisi. Dalam pemeriksaan, mereka mengaku sengaja membuang bayi tersebut agar bisa diadopsi oleh orang tua I Made AS.
Bayi tersebut merupakan hasil hubungan dengan pacarnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka yakni Ni Putu MSD (18) asal Banjar Buahan Selatan, Tabanan. Keduanya kini sudah diamankan polisi. Dalam pemeriksaan, mereka mengaku sengaja membuang bayi tersebut agar bisa diadopsi oleh orang tua I Made AS.
Kapolres Badung AKBP Yudith Satrya Hananta mengatakan, setelah menyelidiki kasus penemuan bayi di Banjar Panca Yasa, Mengwitani, Badung, pihaknya menugaskan jajaran Polsek Mengwi untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Dari hasil penyelidikan, Jumat (27/7) sekitar pukul 15.30 Wita, pihak Polsek memeriksa pemilik rumah dan saksi lainnya serta olah TKP.
Muncul kecurigaan pelakunya adalah tersangka I Made AS, anak dari pasutri tersebut. “Awalnya dia (I Made AS, red) sudah diperiksa dan mengatakan tidak tahu, tapi akhirnya mengaku juga bayi tersebut hasil hubungan dengan pacarnya,” beber AKBP Yudith, Minggu (29/7).
Remaja tanggung itu mengaku bayi tersebut merupakan hasil hubungannya dengan pacarnya berinisial Ni Putu MSD yang tinggal di rumah kos di Abianbase, Mengwi, Badung. Polisi kemudian mengejar perempuan asal Tabanan itu dan akhirnya ditemukan.
“Keduanya mengaku perbuatannya bahwa bayi itu mereka yang buang ke belakang rumah,” ujar AKBP Yudith.
Kepada penyidik Polsek Mengwi, keduanya sudah merencanakan membuang bayi dengan tujuan untuk menyembunyikan aib mereka. Alasan lainnya, supaya bayi tersebut bisa diadopsi oleh orang tua I Made AS. Namun, belum sempat rencana berjalan mulus, kedua remaja pasangan kumpul kebo itu diringkus dan diamankan di Mapolsek Mengwi.
[pilihan-redaksi2]
Diberitakan, pasutri I Nyoman Sadya dan I Nyoman Sadia (54) dan I Nyoman Sadya dikagetkan penemuan bayi dalam keadaan hidup di dalam kardus dibelakang rumahnya di Banjar Panca Yasa Desa Mengwitani Mengwi Badung, Jumat (27/7) sekitar pukul 03.00 dinihari.
Diberitakan, pasutri I Nyoman Sadya dan I Nyoman Sadia (54) dan I Nyoman Sadya dikagetkan penemuan bayi dalam keadaan hidup di dalam kardus dibelakang rumahnya di Banjar Panca Yasa Desa Mengwitani Mengwi Badung, Jumat (27/7) sekitar pukul 03.00 dinihari.
Diduga kuat, dibuangnya bayi tersebut sudah direncanakan oleh pelaku, ibu kandung sang bayi. Pasalnya, di dalam kardus ditemukan 1 buah kardus Aqua tanggung, 1 lembar surat wasiat, 1 kotak susu SGM 150 gram, 2 pasang slop tangan bayi, 2 pasang slop kaki bayi, 1 buah baju bayi, 1 buah dot bayi, Ari Ari bayi dalam tas kresek putih. (bbn/Spy/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026