Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 19 September 2026
Pastika Pamit dan Berterima Kasih di PB3AS
Senin, 13 Agustus 2018,
02:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) minggu (12/8) menjadi kesempatan terakhir Made Mangku Pastika sebagai Gubernur Bali bertatap muka dengan masyarakat secara langsung. Kesempatan berikutnya mungkin dia datang dan berorasi dalam kapasitasnya sebagai masyarakat biasa.
[pilihan-redaksi]
Untuk itu dia menyempatkan diri untuk berpamitan kepada masyarakat Bali serta menghaturkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya di Lapangan Puputan Renon. Ia menyadari selama sepuluh tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur Bali, tidak lepas dari kekurangan, sehingga Ia berharap Gubernur terpilih bisa melanjutkan dan memperbaikinya.
Untuk itu dia menyempatkan diri untuk berpamitan kepada masyarakat Bali serta menghaturkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya di Lapangan Puputan Renon. Ia menyadari selama sepuluh tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur Bali, tidak lepas dari kekurangan, sehingga Ia berharap Gubernur terpilih bisa melanjutkan dan memperbaikinya.
Ia juga menyampaikan banyak terima kasih atas dukungan semua pihak, sehingga peogram Bali Mandara jilid 1 dan 2 bisa berjalan dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat. “Telah banyak program kita luncurkan dan dirasakan oleh masyarakat. Dari pengentasan kemiskinan hingga infrastruktur. Saya harap hasil pembangunan sepuluh tahun ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Bali.
Ia juga menambahkan jika tujuan diadakan forum ini adalah untuk menjaring aspirasi masyarakat Bali. “Orang Bali terkenal koh ngomong, jadi saya siapkan podium ini agar masyarakat terbiasa menyampaikan kritik, saran serta unek-unek mereka. To bee seen you must stand up and to be listened you must speak up,” imbuhnya.
Di sini menurut dia, warga bisa bicara dari politik hingga urusan remeh temeh, ataupun dari infrastruktur hingga rumah tangga. “Jika ada keluhan terhadap pemerintah sampaikan di sini. Nanti staf kami akan mencatat dan minggu depannya intansi terkait akan menjawab permasalahan tersebut, bahkan akan ditindaklanjuti langsung jika memungkinkan,” lanjutnya.
Selain PB3AS, dalam periode kepemimpinannya, Ia juga menggelar simakrama sebagai media untuk bertatap muka dengan masyarakat. Hanya saja, simakrama waktunya dibatasai tiga menit untuk penanya, sementara PB3AS tidak ada batas waktu.
Mengenai nasib keberlanjutan program PB3AS pada kepemimpinan Gubernur periode berikutnya, Gubernur Pastika menyerahkan seluruhnya pada penggantinya. Menurutnya sangat bagus hal seperti ini ada, karena kebebasan menyatakan pendapat dilindungi oleh undang-undang selama tidak ada niat untuk menggulinglan NKRI dan mengganti Pancasila. Akan tetapi, Ia melanjutkan, media penyampaian saran dan kritik kepada pemerintah sangat banyak, jadi jangan terpaku dengan bentuk PB3AS ini saja. “Teknologi informasi saat ini sangat berkembang, jadi sah-sah saja Gubernur ke depan menggunakan media tersebut untuk berinteraksi dengan warga,” tandasnya.
Sementara dalam kesempatan itu, masyarakat banyak mengucapkan terima kasih atas capaian-capaian Gubernur Pastika melalui program Bali Mandaranya. Adalah Prof. Sukardika mantan dosen UNUD, Wiradharma anggota ikatan alumni Lemhanas, Nyoman Paita dari Nusa Penida, Wayan Wisnaya atau Jro Penjor turut mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap Gubernur Pastika.
“Saya harap Gubernur ke depan bisa melanjutkan program-program Bali Mandara yang sudah berhasil dan dirasakan oleh masyarakat,” seru Jro Penjor.
[pilihan-redaksi2]
Mengenai RS Bali Mandara, Prof. Sukardika sangat mengapresiasi, dan dia berharap layanan kesehatan seperti itu bisa mencapai hingga pelosok-pelosok wilayah di Bali. Sementara Wiradharma berharap Gubernur terpilih ke depan tetap memperhatikan kepentingan anak muda serta menanamkan jiwa patriotisme dan semangat menjaga NKRI kepada anak muda.
Mengenai RS Bali Mandara, Prof. Sukardika sangat mengapresiasi, dan dia berharap layanan kesehatan seperti itu bisa mencapai hingga pelosok-pelosok wilayah di Bali. Sementara Wiradharma berharap Gubernur terpilih ke depan tetap memperhatikan kepentingan anak muda serta menanamkan jiwa patriotisme dan semangat menjaga NKRI kepada anak muda.
Hadir pula dalam kesempatak itu Dewa Agung Suganda, Ketua Purna Paskibraka Indonesia Prov. Bali, yang menjelaskan tentang organisasi yang dipimpinnya. Organisasinya menaungi para alumni paskibraka di seluruh Indonesia, yang setelah menyelesaikan tuhas sebagai pasukan pengibar bendera tetap menjalin tali silaturahmi serta ikut berkontribusi untuk pembangunan negeri.
Selanjutnya dari Ketut Gede Arnawa, Kepala Bagian Kerja Sama Biro Pemerintahan Prov Bali, yang menyampaikan jika tema ulang tahun provinsi tahun ini adalah Bali Mandara 2008-2018 Matur Suksma. Menurutnya pemerintah tanpa dukungan masyarakat tidak akan bisa membangun Bali. Tema ini juga dirangkaikan dengan tema HUT RI tahun ini yaitu Prestasi Bangsa. “Pencapaian Bali Mandara adalah salah satu Prestasi Bangsa,” tandasnya. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6519 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5603 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3514 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2371 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026