Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Kerugian Akibat Gempa 7 SR Mencapai Rp. 7,45 T
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, NTB. Dengan menggunakan basis data per 13/8/2018, kerusakan dan kerugian akibat gempa di NTB mencapai Rp. 7,45 triliun. Kerusakan dan kerugian ini meliputi sektor permukiman Rp. 6,02 triliun, sektor infrastruktur Rp. 9,1 milyar, sektor ekonomi produktif Rp. 570,55 milyar, sektor sosial Rp. 779,82 milyar, dan lintas sektor Rp. 72,7 milyar.
Sektor permukiman adalah penyumbang terbesar dari kerusakan dan kerugian akibat bencana yaitu mencapai 81 persen. Data tersebut diungkapkan Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima redaksi pada Rabu (15/8)
Menurut Sutopo, Angka ini masih akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya data dampak kerusakan yang masuk ke Posko. BNPB juga akan menghitung berapa besar kebutuhan yang diperlukan untuk pemulihan dalam rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pembangunan kembali akan dilakukan di 5 sektor yaitu sektor permukiman, infrastruktur, ekonomi produktif, sosial dan lintas sektor. Tentu memerlukan triliunan rupiah dan tidak mungkin semuanya dibebankan pada pemerintah daerah.
Sebagian besar pendanaan berasal dari pemerintah pusat. Bantuan dari dunia usaha dan masyarakat sangat diperlukan untuk pemulihan ini. Dimana Proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan dilakukan selama 2 tahun.[bbn/BNPB/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli