Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pendidikan Jadi Kunci Membentuk Pemimpin Muda Hindu
Minggu, 26 Agustus 2018,
15:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Pendidikan yang benar menjadi kunci untuk mencetak generasi muda Hindu yang memiliki karakter kepemimpinan.
[pilihan-redaksi]
Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberikan kuliah umum pada acara Mahasisya Upanayana Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Denpasar, Minggu (26/8) pagi. Dalam acara yang menjadi bagian dari orientasi mahasiswa baru tersebut, Gubernur Pastika memberikan kuliah umum dengan topik ‘Strategi Membentuk Karakter Kepemimpinan Generasi Muda Hindu’.
Demikian disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberikan kuliah umum pada acara Mahasisya Upanayana Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Denpasar, Minggu (26/8) pagi. Dalam acara yang menjadi bagian dari orientasi mahasiswa baru tersebut, Gubernur Pastika memberikan kuliah umum dengan topik ‘Strategi Membentuk Karakter Kepemimpinan Generasi Muda Hindu’.
Sebagai calon cendekiawan Hindu ke depan, Gubernur Pastika mengatakan para mahasiswa harus benar-benar mengetahui apa yang dicarinya dengan kuliah di IHDN. “Bukan hanya untuk mencari gelar atau untuk mencari pekerjaan, tapi memang untuk mencari pengetahuan tentang Hindu dan menguasai tentang Hindu,” pinta Pastika. Ia menambahkan dengan belajar secara benar, maka pengetahuan tentang Hindu menjadi kuat. Bahwa nanti menadapat gelar atau pekerjaan itu menjadi prioritas berikutnya, imbuhnya.
Gubernur yang juga Presiden World Hindu Parisad ini mengatakan untuk menjadi pemimpin harus lebih daripada yang dipimpinnya. “Pemimpin itu harus lebih pintar, lebih berani, lebih bertanggung jawab lebih jujur, lebih tahan menghadapi masalah, lebih rela berkorban, bisa memberi arah, bisa ngemong sesuai dengan tempat, waktu dan situasinya, bisa menjadi tauladan buat yang lain,” ujar Pastika. Menurutnya dalam Hindu ada Asta Brata yang bisa menjadi pokok kepemimpinan yang bisa diterapkan dimanapun, ditambah dengan kemampuan lain yang menyesuaikan dengan kondisi, situasi bahkan masa dimana pemimpin itu berada.
“Cara memimpin sebagai Gubernur berbeda dengan menjadi Rektor, berbeda dengan Presiden World Hindu Parisad, berbeda dengan Presiden BEM, tapi sifat kepemimpinan pokoknya sama,” jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Dalam kuliah umum ini, Gubernur Pastika juga melakukan dialog interaktif dengan memanggil para mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk melakukan tanya tanya jawab seputar agama Hindu. Dengan dialog ini Pastika memberikan contoh-contoh ciri seorang pemimpin seperti keberanian, kejujuran dan kemampuan menyimak mahasiswa. Pastika sekaligus memotivasi mahasiswa untuk memanfaatkan waktu belajar untuk menggali dengan sungguh-sungguh ilmu yang bisa didapatkan.
Dalam kuliah umum ini, Gubernur Pastika juga melakukan dialog interaktif dengan memanggil para mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk melakukan tanya tanya jawab seputar agama Hindu. Dengan dialog ini Pastika memberikan contoh-contoh ciri seorang pemimpin seperti keberanian, kejujuran dan kemampuan menyimak mahasiswa. Pastika sekaligus memotivasi mahasiswa untuk memanfaatkan waktu belajar untuk menggali dengan sungguh-sungguh ilmu yang bisa didapatkan.
“Cara yang paling ampuh untuk menjadi pemimipin adalah pendidikan. Menurut saya pendidikan adalah kunci dari semuanya. Pendidikan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh belajar,” pungkasnya. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026