Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 2 Juli 2026
Masyarakat Desa Takmung Klungkung Antusias Ikuti World Clean Up Day
Sabtu, 15 September 2018,
14:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com,Klungkung. Masyarakat Di Desa Takmung antusias dalam menjaga kebersihan di areal Pesisir pantai Desa. Hal ini dapat terlihat dari antisipasi masyarkat Desa Takmung bersama dengan Pelaku Wisata dalam mengikuti kegiatan World Clean Up Day.
[pilihan-redaksi]
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Ny. Ayu Suwirta didampingi Perbekel Desa Takmung I Nyoman Mudita dan stakeholder beserta undangan terkait lainnya menghadiri kegiatan World CleanUp Day (WCD) bertempat di Pantai Lepang, pada (15/9) Pagi.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Ny. Ayu Suwirta didampingi Perbekel Desa Takmung I Nyoman Mudita dan stakeholder beserta undangan terkait lainnya menghadiri kegiatan World CleanUp Day (WCD) bertempat di Pantai Lepang, pada (15/9) Pagi.
Kegiatan World Clean Up Day 2018 merupakan kegiatan yang dilaksanakan serentak di 150 negara. Kegiatan ini merupakan program aksi sosial yang bertujuan untuk memerangi masalah sampah secara global, termasuk masalah sampah laut. Dalam kegiatan WCD ini juga dapat menghubungkan orang-orang dan organisasi diseluruh dunia yang bertujuan membuat bumi ini bersih dari sampah serta meningkatkan kesadaran setiap individu untuk membuang sampah pada tempatnya.
Dan Untuk Wilayah Kabupaten Klungkung, kegiatan World Clean Up Day (WCD) dilaksanakan di pesisir Pantai Lepang, Jumpai dan Kusamba. Untuk Dipantai Lepang Kegiatan WCD melibatkan ratusan orang, yang terdiri dari pelaku wisata, sekolah dasar, beberapa Komunitas, masyarakat setempat dan lainnya.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan Sampah merupakan salah satu ancaman serius yang dapat memberikan dampak buruk di berbagai sektor. Dalam Menangani permasalahan Sampah, Pemkab Klungkung sudah memiliki Program inovasi, yakni Program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS), dimana hasil olah sampah dengan melalui TOSS ini dapat menghasilkan Bahan Bakar untuk memasak dan Listrik, yang merupakan hasil kerjasama dengan STT PLN jakarta.
[pilihan-redaksi2]
Diharapkan melalui Program inovasi Pemkab Klungkung ini dapat menjadi rujukan Nasional dalam hal menanggulangi sampah. “TOSS mulai dari Klungkung untuk Indonesia”, Ujar Bupati Suwirta. Bupati Suwirta juga mengajak Desa-desa di wilayah Kabupaten Klungkung yang belum menerapkan Program TOSS, agar segera menerapkannya.
Diharapkan melalui Program inovasi Pemkab Klungkung ini dapat menjadi rujukan Nasional dalam hal menanggulangi sampah. “TOSS mulai dari Klungkung untuk Indonesia”, Ujar Bupati Suwirta. Bupati Suwirta juga mengajak Desa-desa di wilayah Kabupaten Klungkung yang belum menerapkan Program TOSS, agar segera menerapkannya.
Bupati Suwirta juga berharap kedepannya agar melalui kegiatan World Clean Up Day, masyarakat Klungkung dapat bersama-sama menjaga lingkungan untuk tetap bersih di Provinsi Bali Khususnya di Kabupaten Klungkung. Dalam Kegiatan World Clean Up Day yang diadakan di pantai Lepang juga diadakan Bali Internasional Coastal Clean Up Day. (bbn/rlsklk/rob)
Berita Klungkung Terbaru
•
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026