Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wagub Cok Ace Sebut 3 Hal Utama Upacara Besar Bisa Terlaksana

Selasa, 25 September 2018, 22:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Beritabali.com,Bangli. Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang akrab disapa Cok Ace menyebutkan 3 hal utama yang menentukan kesiapan pengempon dalam menggelar satu upacara agama besar seperti yang dilaksanakan di desa Selat Tengah tersebut, yakni pemikiran, kemampuan dan kepatutan, sehingga upacara bisa berjalan sukses dan sesuai tujuan yang diharapkan. 
 
[pilihan-redaksi]
Hal itu disampaikannya saat menghadiri dan melaksanakan persembahyangan serangkaian upacara karya Mamungkah Tawur Malik Sumpah Agung Mapeseleng, Ngusaba Desa, Ngusaba Nini lan Piodalan di Pura Penataran Puseh Bale Agung Desa Selat Tengah, Susut, Bangli, Selasa (25/9). 
 
"Upacara seperti ini sangat mautama, maka dari itu perlu komitmen dari seluruh pengempon agar upacara berjalan sukses. Jika punya pikiran untuk menggelar upacara tapi kemampuan tidak ada maka tidak akan terlaksana. Jika kemampuan ada, pemikiran ada, namun tidak patut/sesuai dengan acuan seperti sastra agama, tentu juga tidak bisa digelar upacara tersebut. Oleh karena itu, 3 unsur ini tidak boleh terpisahkan, semua harus terpenuhi, jika sudah saya yakin upacara akan sukses sesuai tujuan yang diharapkan," rinci Cok Ace.
 
Lebih jauh, disamping upacara yang digelar secara rutin tiap jatuhnya pewatengan odalan satu pura seperti setiap 6 bulan atau setahun sekali, Wagub Cok Ace juga menyampaikan upacara besar seperti yang tersirat dalam sastra agama dengan jangka waktu 10 tahun, 20 tahun dan sebagainya sesuai jenis upacaranya perlu dilaksanakan yang bertujuan untuk memulihkan taksu dan aura pura sehingga memberikan vibrasi positif bagi alam dan warga diseputar lingkungan pura tersebut.
 
[pilihan-redaksi2]
Puncak karya yang digelar Desa Selat Tengah tersebut sudah berlangsung Senin (24/9), dan untuk penyineban akan dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober depan. Tampak pula hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Perbekel Desa Selat Wayan Windu Ardana, dan Kelian Adat Desa Selat Tengah Made Yasana.
 
Bertolak dari Bangli, Wagub Cok Ace juga berkesempatan melaksanakan persembahyangan di Pura Tirta Empul, Tampak Siring, serangkaian upacara Ngusaba Kapat yang digelar pengempon pura tersebut. (bbn/rlspemprov/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami