Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Polisi Ringkus Oknum Anggota Ormas Mengamuk Bawa Pedang
Senin, 1 Oktober 2018,
16:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Badung. Seorang anggota salah ormas di Bali berinisial MA alias Berto (25) ditangkap Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta Selatan, Minggu (30/9) malam.
[pilihan-redaksi]
Pria yang bekerja sebagai buruh proyek ini kedapatan membawa pedang setelah cekcok dengan temannya sendiri, usai pesta tuak di rumah kos di Gang Bambu, Jalan Bypass Ngurah Rai, Nusa Dua. Pertengkaran ini dipicu sekelompok pemuda yang sedang pesta tuak di rumah kos Bu Rara di Gang Bambu, Minggu (30/9) sekitar pukul 21.00 Wita.
Pria yang bekerja sebagai buruh proyek ini kedapatan membawa pedang setelah cekcok dengan temannya sendiri, usai pesta tuak di rumah kos di Gang Bambu, Jalan Bypass Ngurah Rai, Nusa Dua. Pertengkaran ini dipicu sekelompok pemuda yang sedang pesta tuak di rumah kos Bu Rara di Gang Bambu, Minggu (30/9) sekitar pukul 21.00 Wita.
Di tempat tersebut terdapat tersangka Berto, Tata, Romli, Arif, Yudi dan si Gagu. Kelimanya mabuk dan mulai mengacau. Dalam kondisi mabuk terjadi salah paham antara Romli dan Yudi, namun bisa dilerai. “Kelimanya pesta tuak di rumah kos,” ungkap Kapolsek Kuta Selatan, AKP Doddy Monza, Senin (1/10).
Tidak lama Yudi pergi dari TKP. Namun Romli masih ngomel-ngomel hingga membuat tersangka Miftahul terpancing emosi. Lantas, keduanya cekcok mulut dan saling tantang. Namun temannya Tata berhasil memisahkannya.
Emosi tidak bisa dilampiaskan, anggota salah satu ormas di Bali itu pulang ke rumah kosnya, tak jauh dari TKP.
“Tersangka pulang ke kos untuk mengambil pedang dan kembali ke TKP, namun tidak melihat Romli dan Tata,” beber Kapolsek didampingi Kanitreskrim Iptu Muhamad Andi Yaqin.
[pilihan-redaksi2]
Warga penghuni kos yang melihat kejadian ketakutan dan melaporkannya ke Polsek Kuta Selatan. Polisi datang dan langsung mengamankan pria asal Dusun Krajan, Desa ketapang, Banyuwangi itu. Sementara sebilah pedang yang sempat disembunyikan teman tersangka dibalik tumpukan kayu, disita polisi sebagai barang bukti.
Warga penghuni kos yang melihat kejadian ketakutan dan melaporkannya ke Polsek Kuta Selatan. Polisi datang dan langsung mengamankan pria asal Dusun Krajan, Desa ketapang, Banyuwangi itu. Sementara sebilah pedang yang sempat disembunyikan teman tersangka dibalik tumpukan kayu, disita polisi sebagai barang bukti.
Pada saat pemeriksaan, tersangka Miftahul mengaku pedang itu dibeli 2 tahun lalu di Pasar Central Nusa Dua seharga Rp 170 ribu dan disimpan sebagai koleksi. “Di lokasi kami amankan tersangka dan barang bukti pedang berikut sarung dan 2 baju ormas. Pelaku dijerat Undang Undang Darurat,” ungkapnya. (bbn/Spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2938 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026