Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Salah Satu Pengungsi Korban Gempa Sulteng Mengaku Panik dan Masih Trauma
Sabtu, 13 Oktober 2018,
12:23 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com,Badung. Salah satu Korban Gempa Bumi Sulawesi Tengah yang mengungsi di Bali bersama keluarganya, Sinta Dewi Maharani menceritakan saat terjadinya gempa tersebut ia sedang berenang di kolam renang dan semua temannya berlari sedangkan dirnya masih berada di dalam kolam dalam keadaan panik.
[pilihan-redaksi]
"Syukurnya saya bisa mnyelamatkan diri dan pada saat Tsunami saya sudah mengamankan diri di atas bangunan sedangkan rumah tempat tinggal saya luluh lantak, saya dan keluarga hanya bisa berusaha menyelamatkan diri dan berpasrah, saya masih trauma kejadian tersebut dan memutus cerita pengalamannya itu,“ ungkapnya kepada rombongan Wakapolres Badung yang mengunjungi Para Korban Gempa Bumi Sulawesi Tengah yang mengungsi di Banjar Pelambingan Desa Tibubeneng Kuta Utara Badung, Jumat (13/10).
"Syukurnya saya bisa mnyelamatkan diri dan pada saat Tsunami saya sudah mengamankan diri di atas bangunan sedangkan rumah tempat tinggal saya luluh lantak, saya dan keluarga hanya bisa berusaha menyelamatkan diri dan berpasrah, saya masih trauma kejadian tersebut dan memutus cerita pengalamannya itu,“ ungkapnya kepada rombongan Wakapolres Badung yang mengunjungi Para Korban Gempa Bumi Sulawesi Tengah yang mengungsi di Banjar Pelambingan Desa Tibubeneng Kuta Utara Badung, Jumat (13/10).
Dewi Kartika Sari, selaku keluarga yang menampung Korban tersebut mengungkapkan terima Kasih kepada Polres Badung atas perhatiannya. Ia mengaku mereka adalah keluarganya yang tinggal di Jalan Kayumbosi Kabupaten Sigi dan tiba pada hari Minggu (07/10) lalu. Hingga saat ini, ia menyebut mereka masih dalam kondisi trauma terutama ibu dan adik-adiknya.
[pilihan-redaksi2]
"Kami saat ini membutuhkan Trauma Healing untuk mengembalikan kondisi keluarga kami ini,“ terangnya sembari menambahkan jumlah keluarganya yang mengungsi di Bali sebanyak 14 orang dan merupakan satu keluarga besar terdiri dari 6 orang dewasa dan 8 anak anak.
"Kami saat ini membutuhkan Trauma Healing untuk mengembalikan kondisi keluarga kami ini,“ terangnya sembari menambahkan jumlah keluarganya yang mengungsi di Bali sebanyak 14 orang dan merupakan satu keluarga besar terdiri dari 6 orang dewasa dan 8 anak anak.
Semenatara itu, Wakapolres Badung Kompol Sindar Sinaga,S.P pada kesempatan tersebut mengungkapkan semua ini adalah musibah, cobaan dari Tuhan dan harus tabah menjalaninya. Pihaknya akan selalu memantau dan memonitor para pengungsi korban gempa di Sulteng yang berada di Wilayah Hukum Polres Badung.
Pada kesempatan tersebut rombongan Wakapolres Badung menyerahkan bantuan sembako kepada para korban gempa dan Tsunami yang mengungsi tersebut. “Semoga sedikit bantuan dari Polres Badung ini dapat meringankan beban mereka,“ Imbuh Kompol Sindar Sinaga,S.P. (bbn/polresbadung/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026