Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Buruh Petik di Tabanan Tewas Akibat Jatuh Dari Pohon Durian Setinggi 20 Meter
Senin, 22 Oktober 2018,
17:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Seorang buruh petik duren I Putu Sudianta alias Leong warga Banjar Cau Belayu, Desa Cau Belayu, Kecamatan Marga, Tabanan, jatuh dari pohon durian setinggi 20 meter pada Minggu (21/10) hingga akhirnya mengakibatkan kehilangan nyawa.
[pilihan-redaksi]
Korban ditemukan meninggal dengan luka terbuka di dahi kanan sekitar 7 cm dengan kedalaman 1 cm, mengeluarkan darah dari mulut dan ujung jari tangan dan kakinya membiru. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan pada hari Minggu 21 Oktober 2018, sekitar jam 09.00 wita, korban datang ke rumah saksi I Gusti Made Suarjaya.
Korban ditemukan meninggal dengan luka terbuka di dahi kanan sekitar 7 cm dengan kedalaman 1 cm, mengeluarkan darah dari mulut dan ujung jari tangan dan kakinya membiru. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan pada hari Minggu 21 Oktober 2018, sekitar jam 09.00 wita, korban datang ke rumah saksi I Gusti Made Suarjaya.
Korban meminta pekerjaan memanjat pohon durian untuk memetik buah durian milik saksi. Hari itu juga korban bersama saksi menuju tegalan milik saksi dan korban langsung memanjat pohon durian. Korban mulai memnajat pohon duren yang memiliki ketinggian sekitar 20 meter.
Saat itu saksi mulai menjauh dari lokasi pohon duren tersebut. Pada saat saksi tidak jauh dari pohon durian, ia mendengar suara orang terjatuh. Kemudian ia bergegas mendekat dan ternyata didapatinya korban sudah berada di bawah. Saksi kemudian berusaha menolong korban namun korban. Saat itu korban ditemukan dalam keadaan pingsan.
[pilihan-redaksi2]
Suarjaya pun minta tolong kepada tetangganya, kemudian keduanya mengangkat korban ke pinggir jalan. Lantas, korban segera dilarikan ke RSUD Mangusada, Kapal. Korban yang diantar saksi tiba di Rumah sakit Mangusada, Kapal pukul 11.21 Wita.
Suarjaya pun minta tolong kepada tetangganya, kemudian keduanya mengangkat korban ke pinggir jalan. Lantas, korban segera dilarikan ke RSUD Mangusada, Kapal. Korban yang diantar saksi tiba di Rumah sakit Mangusada, Kapal pukul 11.21 Wita.
Akhirnya, korban dinyatakan meninggal dunia setelah pernyataan keterangan dokter. Dari hasil pemeriksaan dokter korban mengalami luka pada dahi kanan sekitar 7 cm x 1 cm, dasar luka tampak tulang, tampak kebiruan di ujung jari tangan dan kakinya dan keluar darah dari mulut saat ditekan di pipi kanan.
Kapolsek Marga AKP I Wayan Sudita membenarkan kejadian tersebut dan dipastikan penyebab kejadian itu karena korban jatuh sendiri dari pohon. (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2013 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026