Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penekun Spiritual Akan Bangun Piramida di Karangasem
Jumat, 23 November 2018,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Para penekun spiritual dan meditasi berencana membangun sebuah piramida di wilayah Kabupaten Karangasem. Bangunan piramida ini nantinya akan digunakan sebagai pusat kegiatan spiritual dan meditasi.
Hal ini disampaikan salah seorang penekun spiritual, Selorini Mina di Denpasar (23/11/2018). Menurut Rini, bangunan berbentuk piramida ini rencananya akan dibangun di sebuah tempat di wilayah Karangasem. Pembangunan piramida di Karangasem ini diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp 1 miliar.
"Saat ini sudah ada satu bangunan berbentuk piramida yang kita bangun di wilayah Ubud. Piramida kedua di Bali rencananya akan kita bangun di wilayah Karangasem,"jelas Rini tanpa merinci lokasi pembangunan piramida tersebut.
Untuk mewujudkan pembangunan piramida di Karangasem, sambung Rini, pihaknya kini tengah mengadakan upaya penggalangan dana atau donasi, mengingat pembangunan piramida ini membutuhkan dana yang tidak sedikit.
"Salah satunya dengan menggelar "Suly Rejuvenation Festival 2018" digelar di Mas, Ubud, Gianyar, Bali, pada 1-2 Desember 2018. Meski terdapat berbagai jenis kegiatan, namun tujuan utama festival ini adalah menggalang dana untuk membangun bangunan piramid di wilayah Kabupaten Karangasem untuk tujuan spiritual. Rencana bangunan piramid di wilayah Karangasem diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp 1 miliar dan nantinya akan berfungsi sebagai pusat kegiatan meditasi,"ujarnya.
Rini meyakini, bangunan piramid untuk tujuan spiritual dan meditasi ini akan membawa dampak dan energi positif bagi masyarakat sekitar bangunan piramid di wilayah Karangasem.
"Sudah banyak contohnya, sepeti di India. Bangunan piramid yang dibangun untuk pusat kegiatan meditasi, di sana (India) terbukti bisa mengurangi tingkat violence (kekerasan) di wilayah tersebut, membawa energi positif bagi warga sekitarnya, dan ini tidak terkait atau terikat dengan agama atau keyakinan apapun, sifatnya universal untuk tujuan spiritual," jelasnya.
Salah satu Master Meditasi Piramida asal India, Manoj Kumar, mengatakan bangunan berbentuk piramida untuk tujuan spiritual dan meditasi sudah populer di negeri India, khususnya di India bagian selatan. Piramida untuk tujuan spiritual, kata Manoj, sudah dibangun dan digunakan sejak era Mesir Kuno. Salah satu peninggalannya yang masih bisa dilihat hingga kini adalah Piramida Giza di Mesir, yang dibangun untuk tujuan spiritual pada jamannya.
"Piramida merupakan struktur yang paling stabil dan paling terbuka untuk menerima energi kosmik tertinggi di planet Bumi. Jika dibangun dengan ukuran dan posisi yang tepat, piramida akan menjadi penyimpanan atau gudang energi yang didapat dari alam semesta," ujarnya.
Menurut Manoj Kumar yang kini tinggal di Ubud, meditasi yang dilakukan di dalam sebuah piramida disebut meditasi piramida. Meditasi yang dilakukan di dalam sebuah piramida diyakini tiga kali lebih kuat daripada meditasi biasa tanpa piramida.
"Ketika energi piramida diserap secara teratur, kekebalan tubuh meningkat secara signifikan. Ketika kita minum air yang disimpan dalam piramida selama minimal 3 hari, energi universal mencapai seluruh bagian tubuh,"ujarnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5919 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2609 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026