Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penjualan Rumah Bersubsidi Meleset dari Target

Rabu, 28 November 2018, 13:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Target penjualan rumah subsidi penjualan di 2018 diprediksi meleset. Hal ini dikarenakan saat ini baru hampir mendekati 2 ribu unit, jauh dari target awal sebanyak 3.500 unit. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kondisi penjualan rumah non sunsidi yang naik sekitar, 10% sampai 15%.  
 
Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Realestat Indonesia (REI) Bali, Pande Agus Permana Widura belum lama ini mengatakan ini disebabkan karena sempat terjadi kondisi yang tidak terduga (force majeur) seperti bencana erupsi Gunung Agung, Karangasem. Sedangkan, untuk kenaikan untuk rumah non subsidi dipengaruhi beberapa faktor diantaranya, kenaikan LTV seperti DP sebesar 10%. 
 
"Tentu itu sangat membantu, bahkan saat ini juga telah ada yang memberi DP sebesar 5%," ujarnya. 
 
Dilanjutkan, untuk tahun 2019 penjualan rumah subsidi ditargetkan akan sama jumlahnya seperti di 2018 yaitu sebanyak 3.500 unit dengan beberapa masukan baik itu ke PUPR maupun juga ke DPP REI. Untuk yang non subsidi, pihaknya melihat tren pasar tahun 2019 masih akan tetap berorientasi pada kebutuhan. Ia juga menyebut untuk harga rumah tahun depan diprakirakan akan mulai dari Rp.200 juta sampai Rp.500 juta per unit.
 
"Market masih sangat banyak sekali, untuk kebutuhan rumah diharga-harga mulai dari, Rp 200 sampai Rp 500 juta per unit. Jadi kurang lebih untuk rumah non subsidi harga-harga murah yang cenderung kami tawarkan nantinya," pungkasnya. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami