Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Yayasan Dharma Yatra Hindu Laporkan Akun Penyebar Kebencian ke Polda Bali
Selasa, 4 Desember 2018,
21:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Yayasan Dharma Yatra Hindu melaporkan pemilik akun Facebook Putera Banjaranah ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, Selasa (4/12) pagi.
[pilihan-redaksi]
Pemilik akun tersebut dilaporkan karena menyebarkan ujaran kebencian mengandung unsur SARA dengan memposting foto kotoran manusia hingga membuat para netizen marah.
Usai melapor, Ketua Umum Forum Hindu Bersatu, Made Suarsana menyebutkan, pemilik akun Facebook Putera Banjaranah diduga berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat. Ia memposting foto gambar kotoran dengan caption mengandung unsur SARA ( suku, agama, ras, dan antar golongan).
“Terdapat dua postingan di akun Facebook Putera Banjarana yang kami laporkan. Kami berharap kepolisian segera bertindak menindaklanjuti laporan ini,” ujarnya Selasa (4/12).
Tak hanya itu, terkait postingan tersebut ada salah satu akun yang mengancam pengurus YDYH. Ancamannya berupa pembunuhan dan penculikan.
“Ancaman ini juga kami laporkan. Kami tidak takut dengan ancaman itu karena kami punya niat baik,” ujarnya.
Menurut Suarsana, pihaknya sudah dua kali melaporkan ujaran kebencian yang viral di medsos. Sebelumnya, salah satu pemilik akun facebook yang berdomisili di Jember Jawa Timur. Dalam akun tersebut ia menuding para rohaniawan.
[pilihan-redaksi2]
“Kami sangat menyayangkan munculnya hal-hal seperti ini karena di tengah semangat kita untuk menjaga keutuhan bangsa dan nasionalisme dengan menjabarkanya dengan anti hoax dan menggunakan medsos dengan arif dan bijaksana,” ungkapnya.
Ditegaskannya, selama ini pihaknya sudah memiliki hubungan baik dengan tokoh agama lain di Bali. Bahkan, para tokoh agama tak rela atas kelakuan oknum yang menghancurkan semangat kesucian untuk bersatu.
“Saya berharap agar semua group medsos yang ada di Bali didata sekaligus dilakukan pembinaan, apa yang boleh dan tidak boleh. Bukan untuk membatasi ruang gerak tetapi tetap mengedepankan norma kebangsaan,” pintanya. [bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2918 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2048 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026