Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Yayasan Dharma Yatra Hindu Laporkan Akun Penyebar Kebencian ke Polda Bali
Selasa, 4 Desember 2018,
21:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Yayasan Dharma Yatra Hindu melaporkan pemilik akun Facebook Putera Banjaranah ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, Selasa (4/12) pagi.
[pilihan-redaksi]
Pemilik akun tersebut dilaporkan karena menyebarkan ujaran kebencian mengandung unsur SARA dengan memposting foto kotoran manusia hingga membuat para netizen marah.
Usai melapor, Ketua Umum Forum Hindu Bersatu, Made Suarsana menyebutkan, pemilik akun Facebook Putera Banjaranah diduga berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat. Ia memposting foto gambar kotoran dengan caption mengandung unsur SARA ( suku, agama, ras, dan antar golongan).
“Terdapat dua postingan di akun Facebook Putera Banjarana yang kami laporkan. Kami berharap kepolisian segera bertindak menindaklanjuti laporan ini,” ujarnya Selasa (4/12).
Tak hanya itu, terkait postingan tersebut ada salah satu akun yang mengancam pengurus YDYH. Ancamannya berupa pembunuhan dan penculikan.
“Ancaman ini juga kami laporkan. Kami tidak takut dengan ancaman itu karena kami punya niat baik,” ujarnya.
Menurut Suarsana, pihaknya sudah dua kali melaporkan ujaran kebencian yang viral di medsos. Sebelumnya, salah satu pemilik akun facebook yang berdomisili di Jember Jawa Timur. Dalam akun tersebut ia menuding para rohaniawan.
[pilihan-redaksi2]
“Kami sangat menyayangkan munculnya hal-hal seperti ini karena di tengah semangat kita untuk menjaga keutuhan bangsa dan nasionalisme dengan menjabarkanya dengan anti hoax dan menggunakan medsos dengan arif dan bijaksana,” ungkapnya.
Ditegaskannya, selama ini pihaknya sudah memiliki hubungan baik dengan tokoh agama lain di Bali. Bahkan, para tokoh agama tak rela atas kelakuan oknum yang menghancurkan semangat kesucian untuk bersatu.
“Saya berharap agar semua group medsos yang ada di Bali didata sekaligus dilakukan pembinaan, apa yang boleh dan tidak boleh. Bukan untuk membatasi ruang gerak tetapi tetap mengedepankan norma kebangsaan,” pintanya. [bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026