Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Malu Atas Perbuatannya, Oknum Reporter TV Minta Maaf pada Rekan Wartawan
Selasa, 11 Desember 2018,
07:12 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Dengan mengenakan baju tahanan warna orange dan wajah ditutupi sebo, tersangka oknum reporter TV swasta AGS dan sepupunya MS dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolresta Denpasar, Senin (10/12).
[pilihan-redaksi]
Pria asal Palembang Sumatera Selatan ini tampak menundukkan kepalanya, diduga malu dilihat oleh rekan-rekan seprofesinya. Sebelum dikembalikan ke ruang tahanan Satreskrim di lantai dua, tersangka AGS tampak menangis dan mengaku khilaf. Kepada wartawan, ia mengaku diajak mencuri oleh sepupunya berinisial D yang kini masih buron.
Pria asal Palembang Sumatera Selatan ini tampak menundukkan kepalanya, diduga malu dilihat oleh rekan-rekan seprofesinya. Sebelum dikembalikan ke ruang tahanan Satreskrim di lantai dua, tersangka AGS tampak menangis dan mengaku khilaf. Kepada wartawan, ia mengaku diajak mencuri oleh sepupunya berinisial D yang kini masih buron.
“Saya minta maaf kepada keluarga dan juga teman-teman wartawan,” lirihnya sambil menangis.
Setelah ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar, Sabtu (8/12) sekitar pukul 04.00 dini hari, oknum Reporter TV Swasta yakni tersangka AGS, langsung dijebloskan ke jeruji tahanan Polresta Denpasar.
Selama dalam tahanan, AGS yang istrinya sedang hamil itu tidak bisa tidur selama tiga hari tiga malam. Menurut Kanit I Satreskrim Polresta Denpasar Iptu Yudistira, selama meringkuk ditahanan Polresta Denpasar, tersangka AGS kebanyakan melamun. Bahkan, dia tidak tidur selama 3 hari 3 malam, pascapenangkapan terhadap dirinya.
“Sudah tiga hari ini selama saya piket, saya lihat dia tidak pernah tidur. Kerjanya selalu melamun,” ujar Iptu Yudistira, seijin Kasatreskrim Kompol Wayan Artha Ariawan, Senin (10/12).
[pilihan-redaksi2]
Diakuinya, saat awal penyelidikan, Tim Resmob Polresta Denpasar tidak menyangka pelakunya adalah tersangka AGS. Namun setelah pihaknya mendalami kasus tersebut dan menangkap tersangka MS, polisi kaget ternyata pelaku adalah AGS, oknum Reporter TV Swasta yang bertugas di Bali. “Lebih dulu kami menangkap tersangka MS. Darisanalah kami kaget pelakunya dia, AGS,” terang Iptu Yudistira.
Diakuinya, saat awal penyelidikan, Tim Resmob Polresta Denpasar tidak menyangka pelakunya adalah tersangka AGS. Namun setelah pihaknya mendalami kasus tersebut dan menangkap tersangka MS, polisi kaget ternyata pelaku adalah AGS, oknum Reporter TV Swasta yang bertugas di Bali. “Lebih dulu kami menangkap tersangka MS. Darisanalah kami kaget pelakunya dia, AGS,” terang Iptu Yudistira.
Menurutnya sejak ditangkap, tersangka AGS selalu mengelak tidak mengakui keterlibatannya dalam kasus pencurian dan pembobolan kartu kredit tersebut. Namun setelah pihaknya menunjukkan bukti-bukti otentik disertai penangkapan tersangka MS, pria yang kerap meliput di Polda Bali dan Polresta Denpasar itu akhirnya mengaku. “Dia ngeles terus saat ditangkap, kebanyakan membantah, tapi lama-lama mengaku juga,” ujarnya. (bbn/spy/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5981 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026