Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gubernur Bali Terbitkan Pergub Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai
Senin, 24 Desember 2018,
13:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Dalam menjaga keagungan, kesucian dan taksu alam Bali di tempat-tempat suci secara Sakala dan Niskala, Gubernur Bali mengeluarkan kebijakan strategis berupa peraturan Gubernur (Pergub) Bali nomor 97 tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai.
[pilihan-redaksi]
"Bali harus dijaga, alamnya harus bersih. Karena, Bali sebagai daerah tujuan wisatawan dunia haruslah memiliki standar kesehatan yang bagus dari segi pariwisatanya. Ini baru satu, nanti akan ada lagi Pergub menangani sampah yang lain. Penanganan sampah harus bisa diselesaikan di tempat masing-masing baik di desa maupun di tempat industri," jelas Gubernur Bali Wayan Koster, Senin (24/12) di gedung Wiswa Shaba, Denpasar.
"Bali harus dijaga, alamnya harus bersih. Karena, Bali sebagai daerah tujuan wisatawan dunia haruslah memiliki standar kesehatan yang bagus dari segi pariwisatanya. Ini baru satu, nanti akan ada lagi Pergub menangani sampah yang lain. Penanganan sampah harus bisa diselesaikan di tempat masing-masing baik di desa maupun di tempat industri," jelas Gubernur Bali Wayan Koster, Senin (24/12) di gedung Wiswa Shaba, Denpasar.
Maka dari itu, Pergub ini mulai diterbitkan pada Senin (24/12). Ia mengakui hanya Provinsi Bali yang mempunyai Pergub menangani masalah sampah plastik. Nantinya, kata dia, jika dijalankan dengan baik, Pemerintah daerah akan mendapat bantuan berupa insentif dari Pemerintah pusat, khususnya dari menteri keuangan bagi daerah yang mampu menangani pengelolaan sampah.
[pilihan-redaksi2]
Dalam pergub ini setidaknya ada tiga bahan yang terbuat dari atau mengandung bahan dasar plastik yang dilarang seperti, kantong plastik, Polysterina dan sedotan plastik. Dalam hal pembatasan timbulan sampah plastik, peraturan Gubernur ini mewajibkan setiap produsen, distributor, pemasok dan setiap pelaku usaha untuk memproduksi, mendistribusikan, memasok dan meyediakan pengganti plastik sekali pakai dan sekaligus melarang untuk memproduksi, menditribusikan memasok dan menyediakan plastik sekali pakai.
Dalam pergub ini setidaknya ada tiga bahan yang terbuat dari atau mengandung bahan dasar plastik yang dilarang seperti, kantong plastik, Polysterina dan sedotan plastik. Dalam hal pembatasan timbulan sampah plastik, peraturan Gubernur ini mewajibkan setiap produsen, distributor, pemasok dan setiap pelaku usaha untuk memproduksi, mendistribusikan, memasok dan meyediakan pengganti plastik sekali pakai dan sekaligus melarang untuk memproduksi, menditribusikan memasok dan menyediakan plastik sekali pakai.
"Sebagai betuk kepedulian semua pihak, instansi Pemerintah, BUMD, Swasta, Lembaga keagamaan, Desa Adat, Desa Pakraman, masyarakat dan perseorangan juga dilarang menggunakan plastik sekali pakai," tutup Koster. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026