Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Titisan, Menu Sarapan Pagi Ala Masyarakat Dawan Klungkung
Kamis, 27 Desember 2018,
11:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Titisan merupakan makanan sejenis bubur beras. Titisan menjadi menu sarapan pagi bagi masyarakat dawan-Klungkung. Titisan biasanya disantap oleh warga sebelum berangkat bekerja ke kebun atau tegalan.
[pilihan-redaksi]
Titisan pada dasarnya nasi yang dalam proses pematangan di saat memasak menggunakan cara tradisional menggunakan panci. Dimana saat nasi menjelang matang dan masih terdapat air berwarna putih susu diambil sebagai sarapan.
Titisan pada dasarnya nasi yang dalam proses pematangan di saat memasak menggunakan cara tradisional menggunakan panci. Dimana saat nasi menjelang matang dan masih terdapat air berwarna putih susu diambil sebagai sarapan.
Menurut salah seorang warga Dawan, Ni Wayan Wati, panganan titisan berawal istilah bagian tertentu saat memasak beras menjadi nasi yang ditiriskan untuk dimakan dalam kondisi hangat. Sebelum dimakan titisan biasanya ditaburi sedikit garam untuk penambah rasa.
"Kadang ada yang menambahkan parutan kelapa muda. Ada juga yang menambahkan gula merah atau gula pasir" ungkap perempuan berumur 65 tahun tersebut.
[pilihan-redaksi2]
Wati menuturkan panganan titisan dulu juga biasa diberikan pada bayi diatas umur 6 bulan, karena diyakini mengandung gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Panganan titisan dulu juga sering diberikan pada orang yang lagi sakit sebagai asupan makanan tambahan.
Wati menuturkan panganan titisan dulu juga biasa diberikan pada bayi diatas umur 6 bulan, karena diyakini mengandung gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Panganan titisan dulu juga sering diberikan pada orang yang lagi sakit sebagai asupan makanan tambahan.
Dalam perkembangannya panganan ini sudah sangat jarang dijumpai, di tengah semakin beragamnya pilihan makanan yang tersedia. Panganan titisan juga semakin jarang dijumpai karena warga semakin banyak yang menggunakan penanak nasi listrik atau magicom. (bbn/mul)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026