Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Suwirta Samakan Persepsi Pemilik Cafe Agar Tutup Hiburan Malam yang Tidak Berijin
Sabtu, 29 Desember 2018,
15:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com,Klungkung. Semakin memperihatinkannya penyebaran HIV AIDS di Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melalui Perda Ketertiban Umum, mengajak para pemilik kafe remang-remang untuk menyamakan persepsi dalam penutupan kafe remang-remang yang tidak berijin dan lokalisasi Galian C yang ditengarai menjadi tempat penyebaran penyakit tersebut.
[pilihan-redaksi]
Kegiatan tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, sabtu (29/12). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Wakil Ketua DPRD Kab. Klungkung I Wayan Buda Parwata, OPD dan Instansi terkait serta para pemilik café dan penginapan yang diundang.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, sabtu (29/12). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, Wakil Ketua DPRD Kab. Klungkung I Wayan Buda Parwata, OPD dan Instansi terkait serta para pemilik café dan penginapan yang diundang.
Dalam arahannya Bupati Suwirta menyampaikan HIV AIDS adalah momok yang sangat mengerikan bagi generasi penerus bangsa. Karena penyakit tersebut sampai sekarang belum bisa disembuhkan. Sehingga untuk di Kabupaten Klungkung itu sendiri melalui Perda ketertiban umum pihaknya akan melakukan langkah untuk menekan penyebaran penyakit tersebut.
Salah satunya dengan menutup tempat lokalisasi Galian C dan café remang-remang yang disinyalir menjadi tepat berkembang dan meluasnya penyebaran HIV AIDS itu sendiri. Melalui perda tersebut Suwirta mengajak para pemilik penginapan agar segera mengurus ijin dan dijadikan penginapan yang sewajarnya.
[pilihan-redaksi2]
Untuk lokalisasi Galian C itu sendiri akan segera ditutup dan tidak boleh beroperasi kembali. Sedangkan para pemilik Café remang-remang diberikan solusi yakni dengan mengubahnya menjadi tempat makan dan dalam mengurus ijinnya pun akan dipermudah oleh pemerintah.
Untuk lokalisasi Galian C itu sendiri akan segera ditutup dan tidak boleh beroperasi kembali. Sedangkan para pemilik Café remang-remang diberikan solusi yakni dengan mengubahnya menjadi tempat makan dan dalam mengurus ijinnya pun akan dipermudah oleh pemerintah.
Para pemilik café remang-remang dan penginapan diberikan tenggang waktu sampai dengan hari raya Kuningan nanti. Nantinya tim Yustisi akan sering melakukan patroli setelah hari raya Kuningan berakhir, Apabila masih ada café yang buka dan penginapan yang belum mengurus ijin, dalam tiga hari pertama akan diberikan SP 1, tiga hari berikutnya SP 2 dan apabila masih bandel tiga hari setelah SP 2 kan dilakukan tutup secara paksa.
“Dengan segala kerendahan hati, bagi para pemilik café remang yang tidak berijin agar tidak beroperasi,” ujar Suwirta. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5936 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4651 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2277 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2220 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026