Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Pasebaya Agung Protes Foto Berita Erupsi Gunung Agung Tidak Sesuai Realita
Senin, 31 Desember 2018,
12:07 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Pengurus Pasebaya Agung selaku relawan pemantau aktivitas vulkanik Gunung Agung memprotes foto atau ilustrasi berita di salah satu media online karena tidak sesuai dengan kondisi erupsi yang terjadi bahkan cenderung melebih-lebihkan, sehingga masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana berpotensi menjadi khawatir.
[pilihan-redaksi]
Pengurus Pasebaya Agung Sekretaris I Wayan Suara Arsana sebelumnya mengklarifikasi kepada perbekel dan relawan di 28 desa yang tergabung di Pasebaya Agung 28 Desa, berita disertai gambar gunung agung yang keluar api seperti dalam foto berita belum dapat dipastikan kebenarannya. Berdasarkan kejadian, kata dia, jika erupsi pukul 04.09 wita pada 30 desember 2018 dari PVMBG benar terjadi terlebih sudah dijelaskan bahwa asap kawah tidak teramati, maka sudah jelas gambar tersebut tidak sesuai dengan realitanya.
Pengurus Pasebaya Agung Sekretaris I Wayan Suara Arsana sebelumnya mengklarifikasi kepada perbekel dan relawan di 28 desa yang tergabung di Pasebaya Agung 28 Desa, berita disertai gambar gunung agung yang keluar api seperti dalam foto berita belum dapat dipastikan kebenarannya. Berdasarkan kejadian, kata dia, jika erupsi pukul 04.09 wita pada 30 desember 2018 dari PVMBG benar terjadi terlebih sudah dijelaskan bahwa asap kawah tidak teramati, maka sudah jelas gambar tersebut tidak sesuai dengan realitanya.
"Mohon sekali lagi masyarakat yang ada di lingkar Gunung Agung 28 desa selalu up date informasi dari Pemerintah,PVMBG, relawan 28 Desa," ujarnya, Minggu (30/12).
Pihaknya sebagai Kepala Desa merasa berat jadinya memberikan edukasi pada warga yang sudah trauma. "Mohon dimengerti kami sebagai kepala desa di radius 6 km," tandasnya.
[pilihan-redaksi2]
Ia juga menghimbau wartawan atau media yang sudah bekerja sama berbagai informasi selama ini untuk memperhatikan hal ini, mengingat warga di kaki gunung agung tidak sama pemahamannya dalam membaca dan menyimak sebuah berita. Artinya dirinya sebagai perbekel harus menyampaikan lagi pada masyarakat agar tidak ada kepanikan dengan ilustrasi tersebut.
Ia juga menghimbau wartawan atau media yang sudah bekerja sama berbagai informasi selama ini untuk memperhatikan hal ini, mengingat warga di kaki gunung agung tidak sama pemahamannya dalam membaca dan menyimak sebuah berita. Artinya dirinya sebagai perbekel harus menyampaikan lagi pada masyarakat agar tidak ada kepanikan dengan ilustrasi tersebut.
"Sekali lagi terimakasih teman-teman media yang sudah berperan aktif memberikan imfo terkait kondisi Gunung Agung dan warga di kaki gunung agung, kami sebagai kepala desa di 28 desa sangat terbantu sekali dengan info dari teman-teman media, namun saya akui tidak semua masyarakat cerdas dalam menyimak sebuah berita. Mohon maaf," ungkapnya. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026