Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tidak Tahan Sakit Diabetes, Pria Lanjut Usia Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Jumat, 25 Januari 2019, 08:18 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kasus gantung diri kembali terjadi. Seorang pria lanjut usia, I Nyoman Pageh (63) nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali tambang yang dililitkan di atas plafon kamar rumahnya di Jalan Merpati Gang II nomor 19 Desa Tegal Kerta Banjar Manut Negara, Denpasar Barat, Kamis (24/1) pagi. Diduga kuat, korban tidak kuat menahan sakit diabetes yang sudah lama dideritanya. 
 
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi keluarga korban yang diperiksa polisi menjelaskan bahwa korban sudah lama mengalami sakit diabetes. Bahkan, sebulan lalu kaki kanannya tertusuk paku dan sampai sekarang belum sembuh. Dengan kejadian itu, korban berniat mengakhiri hidupnya karena tidak tahan menahan sakit. Bahkan, ia sempat meminta kepada cucunya untuk dibelikan tali. 
 
Kematian I Wayan Pageh baru diketahui setelah cucunya, Dila masuk ke kamar sekitar pukul 08.55 Wita dan melihat kakeknya sudah tergantung dengan tali tambang. Sebelumnya, pagi itu korban diberi sarapan pagi oleh istrinya, Ni Nyoman Sulasmi (63) dan kemudian ditinggal ke pasar. 
 
Pada saat ditemukan, korban tidak menggunakan pakaian hanya menggunakan pampers dan kaki kanan diperban. Selain itu, di kamar ditemukan tali tambang warna biru masih terikat di plafon rumah dan sebuah kursi plastik warna biru.
 
 
Polisi yang menerima laporan langsung ke TKP dan melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tidak ada tanda tanda kekerasan ditubuh korban. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan kejadian ini murni gantung diri. Dari keterangan keluarga, diduga karena sakit diabetes,” ujar Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes Nainggolan, Kamis (24/1). 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami