Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
70% Kebakaran Terjadi di Daerah Pemukiman, Masyarakat Perlu Pahami Mitigasi Bencana
Senin, 11 Februari 2019,
14:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Walikota Rai Mantra mengatakan, untuk memperkuat pencegahan bencana, pertama-tama masyarakat harus memahami mitigasi bencana, khususnya kebakaran dan apa yang diperbuat jika ada sebuah bencana. Untuk itu kegiatan penyuluhan di masyarakat memang harus dilaksanakan secara bertahap, apalagi bencana kebakaran itu terjadi sebesar tujuh puluh persen (70%) terjadi di daerah pemukiman padat penduduk.
“Untuk itu harus dikendalikan dan memepersiapkan hal-hal yang dibutuhkan terhadap gangguan-gangguan yang mungkin bisa terjadi di tempat pemungkiman padat penduduk”, katanya saat membukakegiatan Penyuluhan Pencegahan Bahaya Kebakaran yang bertujuan untuk memberikan edukasi bagi masyarakat tentang kebencanaan utamanya Kebakaran di Hotel Mahajaya Denpasar, Senin (11/2).
Kegiatan dibuka langsung Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB. Joni Ariwibawa, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis dan pemukulan gong . Melalui kegiatan ini Pemkot berupaya meningkatkan pengetahuan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat luas dan kesiagaan bagi masyarakat pemukiman kumuh dalam pencegahan dan penaggulangan bencana.
Lebih lanjut dikatakan, untuk itu instansi terkait harus membentuk sebuah tim-tim dengan instruktur yang dibentuk disetiap daerah terbawah, sepeti di tinggkat desa dan di tinggkat dusun. Nanti setelah di tingkat dusun harus ada lagi bagian-bagian kecil di setiap situasi dan kondisi yang memungkinkan pegetahuan mengenai penaggulangan bencana, agar semua lapisan masyarakat bisa mengetahui cara penaganan bila terjadi bencana.
“Intinya jika ingin menyelamatkan semua orang dalam kebencanaan, informasi-informasi seperti ini jangan pernah di tabukan, akan tetapi harus diketahui dan di pahami yang akhirnya masyarakat bisa menghadapinya tanpa rasa ragu-ragu, panik maupun khawatir, inilah yang disebut dengan mitigasi bencana, dengan demikian mereka akan tahu apa yang harus mereka lakukan. Serta saya juga mengapresiasi BPBD Kota Denpasar yang merupakan sebuah pencerminan dari Kota tangguh selama ini,” tegas Rai Mantra.
Sementara Ketua Pelaksana Kegiatan Penyuluhan Pencegahan Bahaya Kebakaran Kota Denpasar, Dewa Made Wesnawa Wedagama mengatakan, adapun materi penyuluhan ini meliputi pengenalan sarana dan prasarana pencegahan bahaya kebakaran dan pelatihan serta simulasi tindakan darurat bila terjadi kebakaran. Dengan jumlah peserta penyuluhan sebanyak 300 orang, yang dibagi menjadi 4 kegiatan dengan masing-masing berjumlah 75 orang yang berasal dari masyarakat pemukiman padat di setiap Kecamatan di Kota Denpasar.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2948 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026