Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Jelang Pemilu, Polisi Siapkan Skenario Antisipasi Keributan di TPS
Sabtu, 16 Maret 2019,
15:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Jajaran Polres Karangasem siapkan skenario untuk mengantisipasi situasi terburuk dalam mengawal jalannya Pemilihan Umum pada tanggal 17 April 2019 mendatang.
[pilihan-redaksi]
Skenario tersebut digambarkan dalam bentuk simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang dilaksanakan Sabtu (16/03) pagi di Lapangan Tanah Aron, Jalan Ngurah Rai, Amlapura.
Skenario tersebut digambarkan dalam bentuk simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang dilaksanakan Sabtu (16/03) pagi di Lapangan Tanah Aron, Jalan Ngurah Rai, Amlapura.
Kegiatan simulasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karangasem, AKPB.I Gusti Ngurah Agung Ade Panji Anom yang dihadiri Juga oleh Dandim 1623 / Karangasem Letkol Inf Bima Santosa, Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana bersama seluruh jajaran Komisioner, Ketua Komisioner Bawaslu Kab. Karangasem, I Putu Gede Suastrawan, Kepala PN Amlapura, perwakilan dari Kesbang Polinmas dan seluruh Kapolsek diwilayah Polres Karangasem.
Menurut Kapolres Karangasem, kegiatan Sispamkota ini dilakukan bertujuan untuk memberi gambaran terhadap kesiapan Polres Karangasem apabila terjadi "chaos" atau gangguan kamtibmas pada saat pelaksanaan Pileg dan Pilpres mendatang.
"Dengan simulasi ini, pihak Kepolisian dapat mengambil langkah-langkah strtegis dan profesional untuk mencegah dan mengantisipasi kemungkinan hal terburuk," ujarnya.
Simulasi dimulai dengan rangkaian kegiatan pemungutan suara di TPS. Kemudian dalam skenario telah terjadi keributan karena pemilih tidak bisa memberikan hak suaranya. Untuk langkah awal keributan, tim Negosiator yang terdiri dari para Polwan hingga Dalmas menanganinya.
Lantas, situasi digambarkan semakin memanas dan massa pun semakin bringas hingga bertambah banyak berlanjut dengan lintas ganti Dalmas lanjutan, hingga berakhirnya pembubaran massa dan dilakukannya penindakan hukum. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026