Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ibu hamil Cenderung Alami Penurunan Dorongan Seksual

Jumat, 29 Maret 2019, 15:55 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi/orami.co.id

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu hamil memiliki kecenderungan untuk mengalami penurunan fungsi seksual, di antaranya yaitu dorongan seksual. Semakin tinggi trimester kehamilan, semakin tinggi kejadian penurunan gairah seksual.

[pilihan-redaksi]
Hasil penelitian tersebut disajikan dalam sebuah artikel yang berjudul “Gambaran Penurunan Dorongan Seksual Pada Ibu Hamil di Puskesmas Denpasar Selatan II Pada Tahun 2015” yang dipublikasikan dalam E-Jurnal Medika, volume 7 nomor 11 tahun 2018.

Artikel tersebut ditulis oleh Vashti Saraswati dan Wimpie Pangkahila dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Vashti Saraswati dan Wimpie Pangkahila menuliskan Selama trimester pertama kehamilan, progesteron merupakan penyebab utama perubahan fisik dan mental yang ikut mempengaruhi fungsi seksual pada ibu hamil.

Hormon progesteron menyebabkan relaksasi otot-otot polos dalam tubuh sehingga mampu mempengaruhi kehidupan seksual secara negatif karena timbulnya rasa mual dan muntah (morning sickness).

[pilihan-redaksi2]
Hormon ini juga menyebabkan adanya vasodilatasi pada pembuluh darah yang dapat menyebabkan kelelahan dan perubahan emosi yang berhubungan dengan keadaan depresif.

Trend perilaku seks pada ibu hamil adalah mengalami penurunan fungsi pada trimester pertama, kemudian membaik pada timester kedua karena gejala yang timbul pada trimester pertama akan berkurang dan kembali menurun pada trimester ketiga.

Selama kehamilan, hormon prolaktin juga mengalami peningkatan yang berdampak negatif pada dorongan seksual.

Selain itu juga disebutkan jika dorongan seksual merupakan salah satu aspek dari fungsi seksual yang sangat penting perannya.

Respon seksual ini sangat dipengaruhi oleh hubungan interpersonal dan ketertarikan pada pasangan. [bbn/ E-Jurnal Medika/mul]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami