Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Cok Ace Berharap Makin Banyak Masyarakat Bali Yang Miliki Jiwa ''Medana Punia''
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com, Bangli. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati berharap kedepan semakin banyak masyarakat Bali yang memiliki jiwa “medana punia”. Mengingat pembangunan pura tidak hamya menjadi tanggung jawab Pemerintah melainkan juga masyarakat Bali pada umumnya. Hal tersebut disampaikan Cok Ace saat mengikuti rangkaian ritual "penyineban" Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur Kintamani, Kabupaten Bangli, Selasa (2/4).
Wagub menyampaikan terimakasih kepada para donatur yang telah bersedia melakukan dana punia untuk keberlangsungan operasional pura. Wagub Cok Ace juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pengempon pura dan masyarakat luas yang sudah mengikuti seluruh rangkaian acara Ngusaba Kedasa di Pura Batur dengan tertib dan hikmat.
Sementara ritual "penyineban" Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur Kintamani diawali dengan bakti "Pepranian". Menurut Salah seorang Pemangku Jero Gede Batur, bakti "Pepranian" merupakan rangkaian dari puncak "pujawali" ngusaba kedasa di Pura Ulun Danu Batur yang digelar sejak dua pekan lalu. Ritual "Pepranian" sendiri diawali dengan "ngadegan Bagia Pule Kerti" sebagai bentuk simbolis hasil bumi yang diakhiri dengan "nuek Pule Kerti" yang dimaksudkan untuk menyuburkan kembali alam lingkungan tempat manusia mendapatkan hasil bumi.
Saat prosesi berlangsung juga dimeriahkan dengan tarian baris perang-perangan yang diartikan sebagai simbul orang memerangi kemiskinan atau sebagai tarian penyemangat agar masyarakat bekerja dengan giat. Selain tarian juga diisi dengan "matiti suara" yang dimaksudkan agar masyarakat bersama-masa "nunas bisama Ida bhatara" yang beristana di Pura Ulun Danu Batur, agar masyarakat bisa dijauhkan dari perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama sehingga masyarakat bisa menemukan dharma (kebaikan). Upakara bakti pepranian sendiri dipuput oleh Jro Kesinoman.
Jero Gede Batur mengatakan bahwa, bakti "Pepranian" adalah sebagai wujud kita sebagai umat Hindu selalu bersyukur kehadapan tuhan dengan mempersembahkan kembali hasil bumi yang sudah kita dapatkan. "Dengan upaya itu harapan kita semua agar Ida Bhatara yang beristana di Pura Ulun Danu Batur selalu memberikan keselamatan dan kesejahteraan bagi kita semua," ujar Jero Gede Batur.[bbn/humaspemprov/mul]
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun