Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Siswa Disabilitas Keluhkan Soal UNKP Bahasa Indonesia
Rabu, 24 April 2019,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Siswa Disabilitas di di SLBN 1 Tabanan mengeluhkan soal Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) Bahasa Indonesia karena terlalu panjang terutama yang bercerita. Akibatnya siswa sulit memahami dan perlu pendampingan.
[pilihan-redaksi]
Ketua Panitia UN di SLBN 1 Tabanan I Made Widiantara mengatakan, soal Bahasa Indonesia yang didapat siswa hari pertama untuk siswa tuna rungu dikeluhkan karena soal cerita terlalu panjang. "Kalau tidak dibacakan siswa kesulitan mereka gelisah karena waktu membaca juga lama," katanya, 24 April 2019.
Ketua Panitia UN di SLBN 1 Tabanan I Made Widiantara mengatakan, soal Bahasa Indonesia yang didapat siswa hari pertama untuk siswa tuna rungu dikeluhkan karena soal cerita terlalu panjang. "Kalau tidak dibacakan siswa kesulitan mereka gelisah karena waktu membaca juga lama," katanya, 24 April 2019.
Ia menyarankan soal dibuat lebih simpel. Termasuk pula guru SLB diikutkan untuk membuat soal di Provinsi. "Karena yang mengetahui kemampuan siswa di sekolah adalah gurunya," tegas Widiantara semabari menambahkan jumlah soal Bahasa Indonesia sebanyak 50 soal pilihan ganda.
[pilihan-redaksi2]
UNKP di SLBN 1 Tabanan telah dimulai sejak Senin (21/4) hingga Kamis (25/4). Ada 12 siswa kelas III yang mengikuti UNKP. Rincianya 11 siswa tuna rungu dan 1 siswa tuna netra.
UNKP di SLBN 1 Tabanan telah dimulai sejak Senin (21/4) hingga Kamis (25/4). Ada 12 siswa kelas III yang mengikuti UNKP. Rincianya 11 siswa tuna rungu dan 1 siswa tuna netra.
Sementara itu, salah seorang siswa Tuna Netra, Dewa Ayu Komang Ditia Kusuma Yanti, 17, mengaku sudah belajar untuk mengikuti ujian nasional. Mata pelajaran yang diujikan, ia mengaku sulit menjawab soal Matematika. "Terutama soal bangun ruang agak sulit saya jawab," jelasnya.
Meski diakui sulit namun Yanti siswa dari Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini bisa menyelesaikan soal dengan baik. "Meski sulit saya bisa jawab hanya memerlukan waktu saja," katanya. (bbn/tab/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 435 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 372 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 363 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026