Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra Komplain Migrasi Suara, Ketua KPU NTB Ogah jadi 'Tukang Cuci Piring'
Minggu, 12 Mei 2019,
23:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com. Lombok. Hari keenam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan suara Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (12/5) berlangsung alot.
[pilihan-redaksi]
Pleno yang beberapa kali jeda dan masih berlangsung hingga tengah malam ini, diisi aksi protes saksi dari partai Gerindra yang komplain soal migrasi suara.
Pleno yang beberapa kali jeda dan masih berlangsung hingga tengah malam ini, diisi aksi protes saksi dari partai Gerindra yang komplain soal migrasi suara.
Adapun komplain dari saksi partai Gerindra ini adalah migrasi suara antar caleg, yang terjadi di Kecamatan Batukliang dan Pujut Lombok Tengah.
Juga adanya penggelembungan suara caleg dari partai Golkar dibahas dalam pleno yang berlangsung hingga tengah malam itu. Menyoal keterangan para saksi masing-masing partai yang tidak disertai alat bukti, Ketua KPU NTB, Suhardi Soud menegaskan tidak boleh berasumsi.

[pilihan-redaksi2]
"Kalau seperti ini masalahnya, perlu dipertanyakan fungsi saksi-saksi. Tidak noleh berasumsi Karena komplain itu harus diselesaikan di tingkat kabupaten," tegas Suhardi, sembari menekankan para saksi untuk mengikuti dan memahami mekanisme yang ada.
"Kalau seperti ini masalahnya, perlu dipertanyakan fungsi saksi-saksi. Tidak noleh berasumsi Karena komplain itu harus diselesaikan di tingkat kabupaten," tegas Suhardi, sembari menekankan para saksi untuk mengikuti dan memahami mekanisme yang ada.
Ditegaskan Suhardi, bahwa KPU itu bukan 'tukang cuci piring'. "KPU jangan jadi tukang cuci piring. Cuci piringnya cukup di tingkat kabupaten," kata Suhardi, yang kemudiahn men-skors rapat pleno, untuk kemudian lanjut berlangsung hingga tengah malam.
Penjagaan berlapis dari Polda NTB dan Polres Mataram, serta TNI mengamankan luar dan dalam area hotel Lombok Raya, tempat rapat pleno rekapitulasi suara berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, penjagaan dan pengamanan ketat masih berlangsung karena pleno belum mufakat.
(bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026