Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Menelusuri Rasa dan Aroma Khas Laklak Men Gabrug
Senin, 20 Mei 2019,
12:43 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Sejenak memang tidak ada yang berbeda apalagi spesial dari tampilan yang disuguhkan pada laklak di warung ini karena terlihat sama seperti laklak pada umumnya. Namun, ketika sudah mencicipi, maka buyarlah sudah anggapan tentang jaje laklak yang sudah kita makan seperti biasanya.
[pilihan-redaksi]
Ini dibuktikan dari aroma khas laklak yang berbeda ketika marasuk ke indra penciuman. Setelah ditelusuri, aroma ini ternyata dari bahan kayu bakar yang digunakan memakai batang pohon kopi sehingga menghasilkan rasa yang khas. Tak hanya aromanya, rasanya pun benar–benar spesial karena kelembutannya.
Ini dibuktikan dari aroma khas laklak yang berbeda ketika marasuk ke indra penciuman. Setelah ditelusuri, aroma ini ternyata dari bahan kayu bakar yang digunakan memakai batang pohon kopi sehingga menghasilkan rasa yang khas. Tak hanya aromanya, rasanya pun benar–benar spesial karena kelembutannya.
Ne laklak men gabrug yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, No. 269 XX Tanjung Bungkak, Denpasar (Utara Bank Danamon) ini merupakan salah satu kuliner khas bali yang sangat legendaris. Ne Laklak Men Gabrug teletak 30 km dan melewati waktu tempuh sekitar 32 menit dari Bandara Ngurah Rai.
“Saya tidak membuka cabang karena saya dan suami selalu menomorsatukan kualitas asli kuliner bali yang saya jual,” ucap ibu Ni Made Sutrisni selaku pemilik Ne Laklak Men Gabrug.
Ia juga ingin terus berinovasi untuk mengemas kembali makanan tradisional di jaman yang serba modern ini agar makanan tradisional tidak mudah dilupakan.
Warung yang menyediakan menu utama laklak ini sangat banyak diminati baik dari masyarakat Bali maupun wisatawan yang rela berkunjung demi mencicipi spesialnya laklak dari warung Ne Laklak Men Gabrug. Warung ini buka setiap hari kecuali hari – hari keagamaan, seperti Galungan dan Kuningan.
[pilihan-redaksi2]
Ira yang merupakan salah satu pelanggan setia Ne Laklak Men Gabrug yang berasal dari Tabanan mengatakan, rasa laklak di warung Ne Laklak Men Gabrug memang tidak ada tandingannya, baik dari segi rasa maupun aromanya.
Ira yang merupakan salah satu pelanggan setia Ne Laklak Men Gabrug yang berasal dari Tabanan mengatakan, rasa laklak di warung Ne Laklak Men Gabrug memang tidak ada tandingannya, baik dari segi rasa maupun aromanya.
Bagi kosumen yang ingin mencoba menu lain, Ne Laklak Men Gabrug menyediakan aneka menu lain yang tidak kalah enak mulai dari tipat cantok, tipat kuah, tipat plecing, rujak gula, rujak cuka. Sedangkan untuk jajan tradisional juga bisa dicampur sesuai yang kita inginkan, misalnya jika ingin mencampur laklak dengan pukis, pisang rai, bubur sumsum, ongol–ongol, dan injin. Untuk minuman, Ne Laklak Men Gabrug juga menyediakan es daluman, es dawet, es campur, es gula, es kelapa muda, dan lain-lain. (bbn/unud/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026