Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Jadi Pesuruh Ambil Baju Kotor Isi Narkoba Milik Napi, Teddy Terancam Hukuman 15 tahun Bui
Rabu, 22 Mei 2019,
14:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Teddy pria 30 tahun asal Jakarta ini hanya bisa menyesali perbuatannya menjadi pesuruh seorang napi di Lapas Kerobokan.
[pilihan-redaksi]
Bukan soal dirinya mengambil baju kotor milik bosnya, tetapi dibalik tumpukan baju kotor itu juga disisipi Sabu dan ratusan butir ekstasi. Akibatnya, Iapun terancam hukuman 15 tahun penjara.
Bukan soal dirinya mengambil baju kotor milik bosnya, tetapi dibalik tumpukan baju kotor itu juga disisipi Sabu dan ratusan butir ekstasi. Akibatnya, Iapun terancam hukuman 15 tahun penjara.
Ni Wayan Erawati Susina,SH selaku Jaksa Penuntut umum (JPU) dihadapan Mejelis Hakim pimpinan I GST Ngurah Putra Atmaja,SH.MH mendakwa terdakwa dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI tahun 2009 tentang narkotika bukan Golongan I berupa tanaman.
"Terdakwa telah mengakui bahwa barang bukti seberat 207,45 gram sabu dan 288 butir ekstasi warna hijau adalah barang bukti yang dibawanya milik seorang napi di Lapas Kerobakan," sebut Jaksa, Rabu (22/5) di Pengadilan Negeri Denpasar.
Dibeberkan Jaksa dari Kejari Denpasar, ini sebagaimana tertuang dalam dakwaan bahwa berawal pada 15 Januari 2019, sekitar pukul 11.00 Wita terdakwa datang ke Lapas Kerobokan.
Dimana sebelumnya diperintahkan oleh Jack dan alias Denny (Napi) melalui komunikasi line, agar mengambil barang ke Lapas. "Dimana saat itu terdakwa bertemu Deny di ruang besiluk. Terdakwa dititipin baju kotor yang dijadikan satu dalam tas gendong warna coklat," jelas Jaksa.
Terdakwa yang tinggal di Jalan Cargo, Ubung Kaja ini begitu tiba di kos kembali dihubungi Denny lewat Line yang isinya agar membuka isi buntelan palstik warna silver yang diselipkan dalam tumpukan baju kotor dalam tas.
Sedikitnya ada 20 paket berisi sabu dan ekstasi yang harus diedarkan terdakwa sesuai perinta Denny. Terhitung sudah 4 kali terdakwa melakukan tugas menempel sebelum dirinya diamankan pada 21 Februari 2019.
[pilihan-redaksi2]
Dari tugas menempel ini, terdakwa diberi upah pertama Rp.1 juta, kemudian Rp.1,1 juta, selanjutnya Rp.3 juta dan terakhir Rp.500 ribu. Petugas yang mendapat informasi keberadaan terdakwa langsung melakukan pengintaian.
Dari tugas menempel ini, terdakwa diberi upah pertama Rp.1 juta, kemudian Rp.1,1 juta, selanjutnya Rp.3 juta dan terakhir Rp.500 ribu. Petugas yang mendapat informasi keberadaan terdakwa langsung melakukan pengintaian.
Tepatnya pada 21 Februari 2019 pukul 14.30 Wita mendapati terdakwa masuk Wisma Jepun Asri di Jalan Galang I Pemogan. Saat dibuntuti, terdakwa masuk kamar nomor 4 sambil menenteng tas sempang. Saat itu juga petugas langsung mengrebek masuk dan mendapat terdakwa berada di atas kasur.
"Dari hasil pemeriksaan, ditemukan belasan paket berisi sabu dan ekstasi. Untuk sabu berat total 207,45 gram dan ekstasi sebanyak 288 butir," jelas Jaksa Erawati. (bbn/maw/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2524 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1945 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026