Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 11 September 2026
Roadshow Bus KPK 2019: Pesan Antikorupsi Disisipkan dalam Dongeng "Man Meri"
Minggu, 28 Juli 2019,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Sembilan nilai antikorupsi disosialisasikan kepada sekitar 200 anak-anak Sekolah Dasar Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah di Singaraja melalui kisah "Man Meri" yang disampaikan oleh pendongeng I Made Taro di Taman Kota Singaraja, Buleleng, Bali, Sabtu (27/7).
[pilihan-redaksi]
Pembacaan dongeng Bali yang digubah ulang oleh Agung Bawantara tersebut dalam rangkaian Roadshow Bus KPK 2019 bertajuk "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" yang diselenggarakan di 28 Kota di Jawa dan Bali.
Pembacaan dongeng Bali yang digubah ulang oleh Agung Bawantara tersebut dalam rangkaian Roadshow Bus KPK 2019 bertajuk "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" yang diselenggarakan di 28 Kota di Jawa dan Bali.
Di Bali, sosialisasi diawali dari Kota Singaraja, Buleleng, lalu bergerak ke delapan kota lainnya di seluruh Bali. Buleleng sendiri menjadi lokasi ke-10 setelah sebelumnya berada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Seluruh rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tsani Annafari bersama Bupati Buleleng, Agus Suradnyana.

Menurut Ketua Tim Kampanye Antikorupsi KPK, Gumilar Pranawilaga, sosialisasi melalui dongeng diselenggarakan dengan pertimbangan bahwa dongeng merupakan jembatan ampuh untuk menyampaikan nilai-nilai antikorupsi kepada anak-anak.
"Melalui dongeng nilai-nilai antikorupsi yakni kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, rasa tanggungjawab, sikap kerja keras, kesederhanaan, keberanian, serta keadilan dapat kita susupkan secara halus ke benak anak-anak," ujar Gumilar yang akrab disapa Willy itu.
Dengan begitu, lanjut Willy, nilai-nilai antikorupsi tersebut diharapkan tertancap dalam pada benak mereka dan menjadi dasar pembentukan karakter anak-anak tersebut di kemudian hari serta menular ke anak-anak lainnya.
Willy juga memaparkan, selain mendongeng, selama tiga hari di Singaraja yakni tanggal 26-28 Juli 2019, KPK juga melakukan sosialisasi yang dipusatkan di Taman Kota Singaraja melalui kegiatan pameran pelayanan publik pembuatan Kartu Keluarga, KTP, akta kelahiran; samsat, serta aneka pameran yang melibatkan BNN, perpustakaan daerah, dan kejaksaan Buleleng, dan siswa sekolah dasar.

[pilihan-redaksi2]
KPK juga membuka layanan kepada masyarakat berupa klinik pengaduan masyarakat, pemaparan tentang gratifikasi, dan LHKPN. "Semua itu dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi ke segenap lapisan masyarakat," tegas Willy.
Willy menambahkan, pada Sabtu malam acara sosialisasi diisi pentas seni budaya yang menampilkan gelaran seni dari pelajar, komunitas, dan mahasiswa di Singaraja.
Kegiatan terakhir adalah sosialisasi antikorupsi di acara car free day pada Minggu (28/7) di depan Taman Kota Singaraja melalui acara senam bersama, game interaktif, penandatangan komitmen antikorupsi. (bbn/rls/rob)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026