Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wapres JK Akan Koreksi Pencairan Dana Gempa Lombok
Minggu, 4 Agustus 2019,
21:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Wakil Presiden Jusuf Kalla akan mengkoreksi kembali sejumlah kendala lapangan, terkait rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa Lombok tahun 2018 lalu.
[pilihan-redaksi]
Dalam kunjungan kerjanya di Lombok, Sabtu (3/8), Wapres berjanji pencairan dana gempa bantuan dari pusat akan terselesaikan dengan cepat. "Akan kita koreksi, kita cari pokok masalahnya sehingga bisa selesai dengan cepat," kata Jusuf Kalla, di sela-sela acara peresmian sekolah ramah gempa dan masjid untuk masyarakat NTB, di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) NTB, jalan Pejanggik, Mataram.
Dalam kunjungan kerjanya di Lombok, Sabtu (3/8), Wapres berjanji pencairan dana gempa bantuan dari pusat akan terselesaikan dengan cepat. "Akan kita koreksi, kita cari pokok masalahnya sehingga bisa selesai dengan cepat," kata Jusuf Kalla, di sela-sela acara peresmian sekolah ramah gempa dan masjid untuk masyarakat NTB, di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) NTB, jalan Pejanggik, Mataram.
Tentang bagaimana teknis pelaksanaan koreksi yang akan dilakukan soal pencairan dana gempa, Wapres JK belum bisa menjelaskan. "Tergantung nanti bagaimana kesanggupan dan kerjasama pemerintah daerah. Kalau dari laporan yang kita terima, tidak ada masalah," ujar JK.

Soal kendala lapangan penanganan dampak gempa, dikeluhkan Wakil Gubernur NTB, Hajah Sitti Rohmi Djalilah. Terbatasnya jumlah fasilitator untuk pencairan dana bantuan pusat. Serta pencairan dana yang dilakukan dua tahap menyebabkan urusan administrasi juga dilakukan dua kali.
Sementara itu dalam sambutannya Sekjen PMI Pusat, Dwi Hartanto menjabarkan keterlibatan 'Bulan Sabit Merah' mengatasi dampak gempa Lombok.
"PMI memenuhi kebutuhan dasar berupa air besih, ketersediaan logistik, sesuai instruksi Ketua umum PMI," jelas Dwi Hartanto.
[pilihan-redaksi2]
Ada lima sekolah ramah gempa dan tiga masjid bantuan dari PMI. Masing-masing berlokasi di Lombok barat, Lombok tengah, Lombok Utara dan Lombok timur. "Semua bangunan tahan gempa. Sekolah yang dibangun terdiri dari enam kelas dan dilengkapi furniture serta mushola. Bantuan ini dari Singapure Road Cross dan donatur," tegas Dwi Hartanto.
Ada lima sekolah ramah gempa dan tiga masjid bantuan dari PMI. Masing-masing berlokasi di Lombok barat, Lombok tengah, Lombok Utara dan Lombok timur. "Semua bangunan tahan gempa. Sekolah yang dibangun terdiri dari enam kelas dan dilengkapi furniture serta mushola. Bantuan ini dari Singapure Road Cross dan donatur," tegas Dwi Hartanto.
Peresmian yang dihadiri Gubernur NTB, Doktor Zulkiflimansyah, para Bupati, Dandim, dan Kapolda NTB Irjenpol Nana Sudjana ini, diserahkan secara simbolis bantuan satu kendaraan tangki air dan dua kendaraan ambulans dari Taiwan Economic Trade Office (TETO). Serta satu kendaraan ambulans dari PT Samsung Elektronik Indonesia. Dan diterima oleh ketua PMI Provinsi NTB, Ridwan Hidayat. (bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026