Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Wapres JK Akan Koreksi Pencairan Dana Gempa Lombok
Minggu, 4 Agustus 2019,
21:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Wakil Presiden Jusuf Kalla akan mengkoreksi kembali sejumlah kendala lapangan, terkait rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa Lombok tahun 2018 lalu.
[pilihan-redaksi]
Dalam kunjungan kerjanya di Lombok, Sabtu (3/8), Wapres berjanji pencairan dana gempa bantuan dari pusat akan terselesaikan dengan cepat. "Akan kita koreksi, kita cari pokok masalahnya sehingga bisa selesai dengan cepat," kata Jusuf Kalla, di sela-sela acara peresmian sekolah ramah gempa dan masjid untuk masyarakat NTB, di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) NTB, jalan Pejanggik, Mataram.
Dalam kunjungan kerjanya di Lombok, Sabtu (3/8), Wapres berjanji pencairan dana gempa bantuan dari pusat akan terselesaikan dengan cepat. "Akan kita koreksi, kita cari pokok masalahnya sehingga bisa selesai dengan cepat," kata Jusuf Kalla, di sela-sela acara peresmian sekolah ramah gempa dan masjid untuk masyarakat NTB, di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) NTB, jalan Pejanggik, Mataram.
Tentang bagaimana teknis pelaksanaan koreksi yang akan dilakukan soal pencairan dana gempa, Wapres JK belum bisa menjelaskan. "Tergantung nanti bagaimana kesanggupan dan kerjasama pemerintah daerah. Kalau dari laporan yang kita terima, tidak ada masalah," ujar JK.

Soal kendala lapangan penanganan dampak gempa, dikeluhkan Wakil Gubernur NTB, Hajah Sitti Rohmi Djalilah. Terbatasnya jumlah fasilitator untuk pencairan dana bantuan pusat. Serta pencairan dana yang dilakukan dua tahap menyebabkan urusan administrasi juga dilakukan dua kali.
Sementara itu dalam sambutannya Sekjen PMI Pusat, Dwi Hartanto menjabarkan keterlibatan 'Bulan Sabit Merah' mengatasi dampak gempa Lombok.
"PMI memenuhi kebutuhan dasar berupa air besih, ketersediaan logistik, sesuai instruksi Ketua umum PMI," jelas Dwi Hartanto.
[pilihan-redaksi2]
Ada lima sekolah ramah gempa dan tiga masjid bantuan dari PMI. Masing-masing berlokasi di Lombok barat, Lombok tengah, Lombok Utara dan Lombok timur. "Semua bangunan tahan gempa. Sekolah yang dibangun terdiri dari enam kelas dan dilengkapi furniture serta mushola. Bantuan ini dari Singapure Road Cross dan donatur," tegas Dwi Hartanto.
Ada lima sekolah ramah gempa dan tiga masjid bantuan dari PMI. Masing-masing berlokasi di Lombok barat, Lombok tengah, Lombok Utara dan Lombok timur. "Semua bangunan tahan gempa. Sekolah yang dibangun terdiri dari enam kelas dan dilengkapi furniture serta mushola. Bantuan ini dari Singapure Road Cross dan donatur," tegas Dwi Hartanto.
Peresmian yang dihadiri Gubernur NTB, Doktor Zulkiflimansyah, para Bupati, Dandim, dan Kapolda NTB Irjenpol Nana Sudjana ini, diserahkan secara simbolis bantuan satu kendaraan tangki air dan dua kendaraan ambulans dari Taiwan Economic Trade Office (TETO). Serta satu kendaraan ambulans dari PT Samsung Elektronik Indonesia. Dan diterima oleh ketua PMI Provinsi NTB, Ridwan Hidayat. (bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026