Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Perwakilan Tabanan Raih Jegeg Bagus Bali 2019
Minggu, 11 Agustus 2019,
18:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah melewati seleksi yang sangat ketat maka Jegeg Bagus Tabanan atas nama Ni Putu Sri Pratiwi dan Gede Made Cahya Trisna Pratama meraih gelar Jegeg Bagus Bali 2019.
[pilihan-redaksi2]
Menyusul di posisi Runner up 1 diraih Jegeg Buleleng dan Bagus Denpasar dan diposisi Runner Up 2 diraih Jegeg Karangasem dan Bagus Gianyar. Hal ini terungkap saat Gubernur Bali yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra membuka secara resmi acara malam Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Bali (JBB) Tahun 2019 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya, Denpasar, Sabtu (10/8) malam.
Menyusul di posisi Runner up 1 diraih Jegeg Buleleng dan Bagus Denpasar dan diposisi Runner Up 2 diraih Jegeg Karangasem dan Bagus Gianyar. Hal ini terungkap saat Gubernur Bali yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra membuka secara resmi acara malam Grand Final Pemilihan Jegeg Bagus Bali (JBB) Tahun 2019 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya, Denpasar, Sabtu (10/8) malam.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekda Dewa Indra disampaikan bahwa dalam upaya mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga dapat berpartisipasi dan berperan aktif dalam pembangunan kepariwisataan. Untuk itu ajang pemilihan Jegeg Bagus Bali diharapkan dapat melahirkan generasi yang kreatif dan inovatif sehingga mampu menjadi duta pariwisata budaya Bali.
"Salah satu elemen visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali adalah membangun SDM Krama Bali yang berkualitas, untuk itu saya harap Jegeg Bagus Bali bisa melahirkan SDM yang kreatif, inovatif serta mampu membangun opini positif sehingga tercipta pula pariwisata Bali yang positif," imbuhnya.
Disamping itu, Gubernur juga berharap agar ajang pemilihan ini, bukan sekedar menampilkan keindahan fisik, kecantikan dan ketampanan semata, namun diharapkan memiliki kecerdasan, jiwa sosial, berbakat, serta memiliki wawasan tentang kepariwisataan dan kebudayan.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa menyampaikan bahwa Jegeg Bagus Bali 2019 mengusung tema Citta Rasa Karsaning Kerthi yang bermakna memelihara sumber kebudayaan berupa pikiran, rasa, hasrat untuk kesejahteraan.
Berbagai kegiatan telah dilewati para grand finalis yang berjumlah 18 orang yang terdiri dari 9 jegeg dan 9 bagus dari 9 kabupaten/ kota se-Bali. Kegiatan tersebut diantaranya belajar melukis batik Bali, lomba membuat canang sari, sanggah cucuk, serta Tirta yatra.
Penilaian para grand JBB 2019 terbagi menjadi malam fashion show yang telah dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2019 serta malam bakat pada tanggal 9 Agustus 2019.
"Juara Jegeg Bagus 2019 nantinya akan menjadi duta wisata dan budaya yang akan mengikuti berbagai event tingkat nasional maupun internasional," tuturnya.
Dalam grand final yang turut dihadiri oleh Abang None Jakarta, Raka Raki Jawa Timur, Mas Mbak Jawa Tengah, Mojang Jajaka Jawa Barat dan Uda Uni Sumatra Barat, para grand finalis dipilih kedalam enam besar finalis Jegeg Bagus Bali.
Dari enam besar diciutkan menjadi tiga besar dan posisi tiga besar diduduki oleh Jegeg Karangasem, Jegeg Tabanan, Jegeg Buleleng serta Bagus Tabanan, Bagus Denpasar serta Bagus Gianyar.
Untuk menentukan Jegeg Bagus Bali 2019, ketiga finalis Jegeg mendapatkan pertanyaan dari Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster. Hal yang istimewa dalam sesi ini adalah pertanyaan yang ditujukan kepada para finalis Jegeg disampaikan dalam Bahasa Bali dan tiga besar Jegeg juga menjawab pertanyaan dalam Bahasa Bali.
[pilihan-redaksi]
Sedangkan pertanyaan untuk tiga grand finalis Bagus diberikan oleh Sekda Dewa Indra. Para grand finalis JBB 2019 tidak hanya pandai dalam Berbahasa Indonesia dan menguasai sejumlah Bahasa asing seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang, para grand finalis juga sangat fasih dalam berbahasa Bali sesuai dengan sor singgih yang ada.
Sedangkan pertanyaan untuk tiga grand finalis Bagus diberikan oleh Sekda Dewa Indra. Para grand finalis JBB 2019 tidak hanya pandai dalam Berbahasa Indonesia dan menguasai sejumlah Bahasa asing seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang, para grand finalis juga sangat fasih dalam berbahasa Bali sesuai dengan sor singgih yang ada.
Hal ini terlihat dari sesi dialog promosi pariwisata serta sesi tanya jawab dimana para grand finalis menjelaskan dan menjawab menggunakan tiga bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Bali serta Bahasa Inggris.
Turut hadir pada malam grand final jegeg bagus tersebut, FKPD Provinsi Bali, Walikota/Bupati se Bali/diwakili serta undangan lainnya.(bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026