Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Baru Menikah, Driver Ojol Ini Terima Putusan Hakim 10 Tahun Penjara
Selasa, 13 Agustus 2019,
20:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Belum genap sebulan menikah, Andy Hakim terpaksa harus meninggalkan istrinya selama 11 tahun lantaran Pengadilan Negeri Denpasar menghukumnya dalam kasus narkoba jenia ekstasi dan sabu.
[pilihan-redaksi]
Pada sidang yang dipimpin Ni Made Purnami,SH.MH di ruang Candra, Selasa (13/8) terdakwa berumur 38 tahun ini langsung menangis memeluk istrinya usai mendengar putusan hakim.
Pada sidang yang dipimpin Ni Made Purnami,SH.MH di ruang Candra, Selasa (13/8) terdakwa berumur 38 tahun ini langsung menangis memeluk istrinya usai mendengar putusan hakim.
Majelis Hakim memutuskan terdakwa hukuman selama 11 tahun penjara dari tuntutan Jaksa selama 14 tahun. Tidak hanya itu, hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda sebesar Rp 1 miliar dengan susbsider 4 bulan penjara, kurang dari 2 bulan tuntutan Jaksa Bagus Putra Gede Agung SH.
"Mengadili terdakwa bersalah memiliki, menyimpan serta menyediakan sebagai perantara narkotika jenis sabu dan ekstasi sebagai tertuang dalam pasal 112 ayat (2) UU RI.No.35 tahun 2009 tentang narkotika," putus hakim di persidangan.
Menangapi putusan hakim, terdakwa yang berprofesi sebagai driver ojek Online itu hanya bisa pasrah menerima. Begitu juga halnya dengan pihak JPU dari Kejari Denpasar, ini.
Dalam dakwaan, disebutkan bahwa pada Sabtu 29 Desember 2018 sekira pukul 20.00 WITA, terdakwa dihubungi seseorang yang dikenal bernama Banana (DPO).
[pilihan-redaksi2]
Saat itu dirinya diminta untuk menempel pesanan pelanggan untuk persiapan malam tahun baru 2019. Masih dalam dakwaan, tempat tempelan yang dituju di jalan Dewata 27 Sidakarya. "Saat itu terdakwa menaruh pesanan berupa 3 plastik berisi pil ekstasi sebanyak 52 butir warna coklat dan dua pelastik berisi 50 butir ekstasi warna merah muda. Juga ada 11 paket plastik berisi sabu berat total lebih dari 2 ons," sebut Jaksa.
Saat itu dirinya diminta untuk menempel pesanan pelanggan untuk persiapan malam tahun baru 2019. Masih dalam dakwaan, tempat tempelan yang dituju di jalan Dewata 27 Sidakarya. "Saat itu terdakwa menaruh pesanan berupa 3 plastik berisi pil ekstasi sebanyak 52 butir warna coklat dan dua pelastik berisi 50 butir ekstasi warna merah muda. Juga ada 11 paket plastik berisi sabu berat total lebih dari 2 ons," sebut Jaksa.
Saat sedang memasang tempelan dengan latban, terdakwa yang asal Balikpapan ini langsung diciduk petugas kepolisian dan selanjutnya digiring di tempat kos Jalan Tukad Petanu, Panjer.
"Pada kamar kos terdakwa hanya ditemukan alat pendukung berupa bong, timbangan dan satu bendel plastik,"sebut JPU. (bbn/maw/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026