Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
152 Penerima Beasiswa di NTB Sasar 18 Perguruan Tinggi di Malaysia
Jumat, 23 Agustus 2019,
22:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Sebanyak 152 mahasiswa penerima beasiswa dari Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat akan mengikuti kuliah di 18 perguruan tinggi (PT) negara Jiran Malaysia.
[pilihan-redaksi]
Menyusul adanya kesepahaman antara 18 PT di Malaysia yang menjadi tujuan belajar mahasiswa penerima beasiswa, dan tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB.
Menyusul adanya kesepahaman antara 18 PT di Malaysia yang menjadi tujuan belajar mahasiswa penerima beasiswa, dan tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB.
Sekretaris LPP NTB, Sri Hastuti, Jumat (23/8) mengatakan beberapa perguruan tinggi terbaik di Malaysia ikut serta dalam kesepakatan ini. Diantaranya Universiti Malaya, Universiti Putra Malaysia, Universiti Kebangsaan Malaysia, Universiti Sains Malaysia, dan Universiti Teknologi Malaysia.
"Tahun ini akan berangkat 152 mahasiswa NTB yang akan menuntut ilmu di Malaysia," kata Sri Hastuti menjelaskan.
Kesepakatan ini kata Hastuti, mendapat sambutan positif dari Menteri Pendidikan Malaysia, Dr Maszlee Malik. Maszlee menilai kerjasama pendidikan ini adalah investasi jangka panjang. Yang hasilnya memang tidak akan nampak sekarang, melainkan 10, 20 atau bahkan 50 tahun dari sekarang. Pada tahun 2025 Malaysia bertekad menjadi tempat belajar bagi 250 ribu pelajar antar bangsa. Dalam pencapaian tersebut, pelajar dari Indonesia Meri yang ketiga tertinggi di Malaysia, dengan jumlah mencapai 10.874 pelajar.
"Bilangan ini amat kecil dibanding penduduk Indonesia yang ratusan juta. Kita berharap lebih ramai lagi yang datang ke Malaysia," ungkap Sri Hastuti, mengutip komentar Menteri Maszlee, yang berhasrat untuk mengantar pelajar-pelajar Malaysia melakukan mobility di Indonesia. Begitu juga dengan dosen-dosennya.
[pilihan-redaksi2]
Sebelumnya Gubernur NTB Doktor Zulkiflimansyah mengutarakan makna penting yang mendasari kerjasama ini. Salah satunya memperkuat saling pemahaman antara Indonesia dan Malaysia. Bukan semata mengejar gelar akademis. Tapi lebih dari itu agar ada relasi lebih dalam antar dua bangsa.
Sebelumnya Gubernur NTB Doktor Zulkiflimansyah mengutarakan makna penting yang mendasari kerjasama ini. Salah satunya memperkuat saling pemahaman antara Indonesia dan Malaysia. Bukan semata mengejar gelar akademis. Tapi lebih dari itu agar ada relasi lebih dalam antar dua bangsa.
"Para pelajar yang dikirim ini adalah para aktivis pelajar juga. Tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga cerdas dalam banyak aspek," tegas Gubernur Zul.
Zul berharap Menteri Pendidikan Maszlee bersama para Rektor perguruan tinggi di Malaysia bisa berkunjung dan menikmati destinasi wisata di Lombok.
Rektor Universiti Utara Malaysia (UUM), Prof Dr Ahmar Bashawir Haji Abdul Gani, mengapresiasi penandatanganan MoU dengan LPP NTB. Menurutnya, kebijakan ini akan menjadi investasi bermanfaat bagi upaya membangun kualitas manusia di NTB. (bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026