Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
Putri Koster Sosialisasikan Penyedap Makanan Alami
Jumat, 30 Agustus 2019,
19:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemerintah Provinsi Bali melalui Tim Penggerak PKK terus berupaya mengembalikan gaya hidup sehat bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang saat ini sudah mulai meninggalkan makanan tradisional.
[pilihan-redaksi]
Saat ini makanan semakin banyak variasinya, memberi pilihan yang mudah bagi siapa saja, namun tidak menjamin bermanfaat untuk kesehatan warga. Sehingga perlu dilakukan penataan kantong-kantong atau tempat tersedianya makanan bergizi bagi publik.
Saat ini makanan semakin banyak variasinya, memberi pilihan yang mudah bagi siapa saja, namun tidak menjamin bermanfaat untuk kesehatan warga. Sehingga perlu dilakukan penataan kantong-kantong atau tempat tersedianya makanan bergizi bagi publik.
Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster saat memberikan arahan pada acara 'Pencanangan Gerakan Diversifikasi Pangan Lomba Cipta Menu/Festival Pangan Lokal B2SA, yang berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Jumat (30/8).
Menurut Ny Putri Koster, untuk mengembalikan nafsu makan anak-anak, orangtua khususnya seorang ibu harus mampu mengolah makanan sehat namun tanpa menggunakan penyedap makanan. Ini dikarenakan secara alamiah masyarakat Bali di zaman terdahulu sudah memiliki penyedap alami, yakni berupa daun seledri dan buah limau.
Permasalahan gizi selalu menjadi hal urgen yang harus disikapi dengan seksama oleh pemerintah, dalam upaya mensejahterakan masyarakat sekaligus meningkatkan derajat kesehatan warganya. Bukan hanya kekurangan gizi, kelebihan gizi pun tetap menjadi prioritas yang harus diperhatikan.
"Sedangkan pangan merupakan kebutuhan yang paling mendasar atau esensial dan sangat menentukan kualitas taraf hidup suatu bangsa," ujar Ny Putri Koster.
[pilihan-redaksi2]
Ketua TP PKK Provinsi Bali meminta kepada anggota tim penggerak PKK kabupaten bersinergi dengan instansi terkait, khususnya dinas pendidikan untuk memantau dan masuk ke kantong-kantong penyedia makanan di kantin, guna mensosialisasikan cara masak dan menyediakan makanan sehat, serta agar makanan tak sehat hendaknya tidak disediakan di kantin.
Ketua TP PKK Provinsi Bali meminta kepada anggota tim penggerak PKK kabupaten bersinergi dengan instansi terkait, khususnya dinas pendidikan untuk memantau dan masuk ke kantong-kantong penyedia makanan di kantin, guna mensosialisasikan cara masak dan menyediakan makanan sehat, serta agar makanan tak sehat hendaknya tidak disediakan di kantin.
"Untuk meminimalisir anak-anak senang ke warung untuk berbelanja, maka ibu di rumah harus pintar memasak sesuai lidah si anak, sehingga mereka tidak punya alasan untuk jajan di luar," ujar Ny Putri Koster di sela-sela arahannya.
Pencanangan gerakan diversifikasi pangan B2SA juga diisi dengan pemberian makanan sehat oleh Ny Putri Suastini Koster dan Ny Tjok Istri Putri Hariyani Sukawati kepada anak didik sekolah dasar, penanaman cabai kawasan rumah pangan lestari, serta memberikan penilaian untuk lomba cipta menu pangan.(bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 558 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 425 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 424 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026