Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dampak Lingkungan Dalam Industri Pariwisata Belum Diantisipasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dampak lingkungan berupa kerusakan lingkungan akibat industri pariwisata selama ini belum diantisipasi. Apalagi industri pariwisata maSsal telah menimbulkan berbagai masalah lingkungan.
"Kita tahu wisatawan tidak di edukasi untuk memelihara ekosistem. Ada masalah dengan paradigma jumlah wisatawan," kata Staf Khusus Presiden RI Dr. Anak Agung Ngurah Gede Dwipayana dalam talk show berjudul " Politik dan Kebijakan Pariwisata Bali dan Nasional Lima Tahun Kedepan" di Denpasar pada Senin (16/9) Sore.
Menurut pria asal Ubud tersebut, ada masalah dengan pariwisata massal yang mengandalkan target jumlah wisatawan. Dimana dengan jumlah wisatawan yang besar sering kali mengabaikan kawasan konservasi. Dwipayana mengungkapkan sudah saatnya menggunakan cara baru dalam melihat keberhasilan pariwisata.
"Bukan jumlah wisatawan, tapi jumlah devisa yang dibawa wisatawan dan multiplayer efek bagi masyarakat," jelas Dwipayana. Dwipayana juga menyampaikan kebijakan bebas visa untuk beberapa negara juga sudah saatnya dievaluasi. Jangan sampai negara yang diberikan bebas visa wisatawan sering menimbulkan masalah, padahal wisatawan yang datang diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan