Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Kerap Digrebek, Petani Arak Tradisional Ngadu ke Dewan Karangasem
Jumat, 20 September 2019,
13:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Sejumlah petani pembuat arak tradisional dari Desa Adat Kebung, Sidemen, Karngasem bersama Bendesa Adatnya datang ke Gedung DPRD Kabupaten Karangasem Jumat (20/09/2019) pagi.
[pilihan-redaksi]
Kedatangan para petani pembuat arak tradisional ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana di ruangan transit Gedung DPRD Karangasem. Di hadapan Gede Dana, para pengrajin arak tradisional ini menyampaikan keluh kesahnya atas aksi penggrebekan aparat terkait yang sempat dialami sejumlah petani arak di Desa Adat Kebung.
Kedatangan para petani pembuat arak tradisional ini diterima langsung oleh Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana di ruangan transit Gedung DPRD Karangasem. Di hadapan Gede Dana, para pengrajin arak tradisional ini menyampaikan keluh kesahnya atas aksi penggrebekan aparat terkait yang sempat dialami sejumlah petani arak di Desa Adat Kebung.
“Kami sangat berharap agar tidak ada lagi penggrebekan, karena pengrajin arak tradisional hanya mengandalkan aktivitas tersebut sebagai mata pencaharian,” kata Bendesa Adat Kebung, Drs. I Ketut Wika mewakili keluhan para petani arak ini.
[pilihan-redaksi3]
Selain persoalan penggrebekan, para pengrajin juga menyampaikan aspirasi terkait wacana Pergub tentang legalisasi arak tradisional. Dimana jika memungkinkan sebelum Perda ini benar benar disahkan agar pihak terkait bisa duduk bersama menggelar audiensi bersama para pengrajin arak.
Selain persoalan penggrebekan, para pengrajin juga menyampaikan aspirasi terkait wacana Pergub tentang legalisasi arak tradisional. Dimana jika memungkinkan sebelum Perda ini benar benar disahkan agar pihak terkait bisa duduk bersama menggelar audiensi bersama para pengrajin arak.
Sementara itu, terakhir dengan keluhan dan harapan para pengrajin arak ini, ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana mengatakan akan melakukan koordinasi dahulu ke pihak Provinsi agar hal itu bisa dilaksanakan sesuai apa yang diharapkan oleh para perajin arak tradisional.
“Terkait dengan apa yang menjadi harapan para pengerajin arak tradisional ini, kami masih akan koordinasikan dulu ke provinsi, semoga apa yang menjadi harapan bisa diakomodir dan mendapat hasil yang terbaik,” kata Gede Dana. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026