Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pokdarwis Dukuh Penaban Terbaik Kategori Mandiri di Tingkat Nasional
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Desa Dukuh Penaban berhasil meraih penghargaan sebagai Juara I tingkat Nasional Kategori Pokdarwis Mandiri dalam malam Penganugerahan Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019 pads Kamis (27/09/2019).
[pilihan-redaksi]
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada Ketua Pokdarwis Dukuh Penaban, I Nengah Sudana yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta.
Ketua Pokdarwis Dukuh Penaban I Nengah Sudana mengatakan prestasi ini adalah hasil kerja keras bersama antara Pokdarwis yang dimotori oleh Bendesa Adat Dukuh Penaban, I Nengah Suarya bersama seluruh lapisan masyarakat Dukuh Penaban.
“Terima kasih atas dukungan dan kerja keras masyarakat dalam mewujudkan Desa Wisata,” ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta yang turut mendampingi Pokdarwis Dukuh Penaban berharap, jejak Pokdarwis Dukuh Penaban bisa diikuti oleh Pokdarwis dan Desa Wisata lainnya di Kabupaten Karangasem.
"Pokdarwis Dukuh Penaban kini bisa menjadi contoh bagi Kelompok Sadar Wisata lainnya agar belajar mandiri kedepannya," harap Sedana Merta.
[pilihan-redaksi2]
Mandiri dalam artian tidak selalu menunggu bantuan anggaran dari Pemerintah. Kendati tugas dan kewajiban pemerintah memang membantu masyarakatnya yang ingin maju dan berkembang, namun tentunya anggaran yang dimiliki pemerintah juga terbatas.
Sementara itu, Menpar Arief Yahya dalam acara tersebut memgatakan, pengembangan wisata berkelanjutan merupakan tindak lanjut penyelenggaraan ISTA. Para penerima anugerah Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) 2019 juga diajak agar turut aktif terlibat dalam pengembangan wisata berkelanjutan.
"Apa yang hanya bisa dipandang, lebih mahal daripada apa yang bisa dibeli. Misal, harga sawah yang dijadikan destinasi wisata lebih mahal dibanding sawah yang dijual," jelas Menpar dalam siaran persnya. (bbn/igs/rob)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan