Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
TPA Mandung Kembali Berasap, Tabanan Minta Bantuan ke Badung
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Mandung, Kerambitan pada Jumat, (4/10) kembali mengeluarkan asap. Pemkab Tabanan minta bantuan kepada pemadam kebakaran Badung untuk menjinakkan api di dalam tumpukan sampah.
[pilihan-redaksi]
“Ada tiga mobil pemadam, dua dari Tabanan, satu dari Badung,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabanan, I Made Subagia.
Hingga saat ini, sudah hampir sebulan TPA Mandung mengeluarkan asap dan sudah mengganggu warga sekitar. “Pada Jumat ini, api muncul pada siang hari,” ujarnya.
Made Sugatra mengatakan, mobil pemadam kebakaran sudah meningggalkan TPA Mandung pada sore hari, namun pihaknya masih melakukan pantaun hingga malam. “Prediksi kami, besok kemungkinan ada asap,” katanya.
Terkait persoalan sampah di Tabanan, Made Subagia menyebutkan, pihaknya sedang melakukan penjajakan untuk mendatangkan mesin pemusnah sampah. Mesin yang dimaksud Subagia suhu pembakarannya bisa mencapai 800 derajat celcius.
[pilihan-redaksi2]
Selain itu, pihaknya akan menerapkan pemilahan sampah mulai dari rumah tangga. “Kami sudah sempat bertemu dengan pihak swasta untuk mesin pemusnah sampah,” ujarnya.
Cuman, kapasitas mesin yang ditawarkan tidak begitu besar. Subagia berencana melakukan pemusnahan sampah pada tingkat kecamatan. “Jika bisa di kecamatan akan sangat baik,” ujarnya.
Sisa pemusnahan sampah ini, nantinya akan berupa abu dan bisa diolah menjadi bata untuk membangun rumah.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3791 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1739 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang