Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kebakaran Hutan Hanguskan Bangunan Pura Madia Dukuh Bujangga
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Api kembali mengamuk di kawasan komplek hutan lindung Gunung Abang wilayah Dusun Pucang, Desa Ban, Kubu Karangasem pada Jumat (04/10/2019).
[pilihan-redaksi]
Kali ini api tidak hanya membakar kawasan hutan, api merambat hingga ke areal Pura Madia Dukuh Bujangga dan membakar sejumlah bangunan pelingih seperti bangunan Meru Tumpang Solas, Meru Tumpang Pitu, Meru Tumpang Telu, Bale Pesamuhan, Bangunan Padmasana, Bangunan Gedong empat buah beserta satu buah Prasasti.
"Ya benar, api pertama kali terlihat diatas pura madia, informasi terakhir api telah merembet ke Pura Madia," kata Sekretaris BPBD Karangasem, Putu Eka Putra Tirtana ketika dikonfirmasi.
Informasi yang diperoleh, kebakaran hutan kembali teramati sore ini sekitar pukul 14.00 WITA, diduga angin bertiup cukup kencang membuat api dengan cepat meluas hingga ke Pura Madia.
Warga yang bisa menjangkau lokasi berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya membuat sekat api.
Sementara sampai dengan Jumat (4/10/2019) malam menurut informasi masih terdapat empat titik api yang berjarak sekitar 2 km dari pemukiman warga.
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun