Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Irit dan Berkesan, Pengantin Jemput Mempelai Wanita Dengan Mobil Pikup
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tanpa rasa canggung mempelai pria, I Putu Wiyasa Guna (28) mengajak pasangannya naik mobil pikup, Ni Kadek Dwi Payani (26) ketika menjemput di rumahnya. Pengantin pria diantar oleh keluarganya dengan mobil bak terbuka dan dihias dengan janur.
Pernikahan unik ini terjadi di Dusun Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kabupaten Tabanan, Bali pada Senin 7 Oktober.
“Agar memperlihatkan bahwa pernikahan bukan sesuatu yang mewah, bisa sederhana,” kata I Putu Wiyasa Guna.
Setelah naik mobil pikup, kedua pasangan ini diarak keliling desa. Meski cuaca panas tidak menjadi halangan bagi keduanya dan keluarga merayakan hari bahagia di atas mobil yang biasanya digunakan untuk mengangkut barang ini.
Wiyasa Guna menceritakan, jika acara perkawinanya telah direncanakan sejak masa pacaran. Sengaja memang dibuat unik agar bisa berkesan.
“Telah kami rencanakan sejak pacaran, sudah sekitar sembilan tahun lalu,” ujarnya.
Sebelum menjemput mempelai wanita, pengantin pria melakukan upacara ritual pernikahan menurut agama hindu di rumah mempelai wanita, atau ngidih.
Sementara, mempelai wanita Ni Kadek Dwi Payani menyebutkan senang dijemput degan meggunakan mobil pikap.
“Senang karena bisa diarak keliling desa,” ujarnya.
Mobil pikap degan nomor polisi DK 9287 GI itu dihias dengan janur dan berisi dua kursi pengantin. Selain mempelai, mobil pikap ini juga dinaiki kerabat yang mengantar pengantin.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun