Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Sasar Seka Teruna, PKK Denpasar Gandeng WHDI Sosialisasi Pendidikan Pranikah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Di era informasi serba terbuka sangat mempengaruhi gaya pergaulan masyarakat terutama generasi muda. Bahkan tidak jarang menimbulkan pergaulan bebas yang akan sangat berdampak terhadap masa depan mereka.
[pilihan-redaksi]
Melihat fenomena tersebut PKK Kota Denpasar menggandeng Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) dan Puspaga Dharma Negara serta instansi terkait untuk mensosialisasikan pendidikan pranikah, di Banjar Belong, Desa Sanur Kaja, Senin malam (21/10).
Sosialisasi yang menyasar PKK dan seka teruna setempat dihadiri Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Kerti Rai Iswara, Ketua Gatriwara Ny. Gusti Ngurah Gede. Disamping itu kegitan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa IB Alit Wiradana serta Camat Densel I Wayan Budha.
Ketua Tim Pengerak PKK Kota Denpasar Ny. IA Selly D. Mantra yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan sosialisasi ini sangat penting dilakukan untuk mewujudkan masa depan generasi yang gemilang. “Kami gandeng berbagai lembaga swadaya masyarakat untuk dapat mewujudkan masa depan generasi muda terhindar dari pergaulan bebas,” ujarnya.
Untuk menyatakan komitmen tersebut pihaknya telah menandatangani kerjasama dengan WHDI untuk terus melakukan sosialisasi ke banjar-banjar. Lebih lanjut Ny. Selly berharap semu peserta mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan serius. Mengingat sangat bermanfaat bagi masa depan generasi muda. Disamping melakukan sosialisasi seperti ini PKK Kota Denpasar juga turut mensuksekan program Pemkot Denpasar pemberian vaksin kanker serviks secara geratis dan pemberian vitamin pada anak-anak SD.
“Kami PKK Kota Denpasar terus berupaya berinovasi untuk mensinergikan program PKK dengan progam Pemkot Denpasar mewujudkan masyarakat sejahtera,” jelas Ny. Selly.
Ketua WHDI Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara menyampaikan kegiatan yang bersinergi dengan PKK Kota Denpasar sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat terutama generasi muda mengenai kesehatan reproduksi. Sehingga kedepannya para remaja dapat memiliki pemahaman yang penting untuk mewujudkan keluarga kecil, sederhana dan berkualitas.
“Melalui sosialisasi ini kita semua berharap dapat memiliki generasi yang suputra dalam keluarga sukinah bhawantu dapat tercapai,” harapnya.
Peran keluarga dalam mewujudkan masa depan emas generasi muda sangat penting. Untuk itu keluarga mampu membantu perencanaan keluarga bagai remaja sejak dini. Mengingat remaja merupakan aset bangsa yang dalam proses peralihan dari anak-anak ke dewasa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa IB Alit Wiradana menambahkan kegiatan sosialisasi pranikah untuk generasi muda sangat penting untuk mewujudkan keluarga sehat dan kuat. Sehingga kedepannya dapat melahirkan generasi penerus yang berkualitas.
Kepala Bidang Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Denpasar IB Eka Putra sebagai salah satu narasumber yang membawakan materi pelayanan kesehatan reproduksi calon pengantin menyampaikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi. Menurutnya kesehatan reproduksi sangat penting dipahami oleh generasi muda sebelum masuk kejenjang perkawinan. Hal ini untuk melahirkan generasi penerus yang sehat dan kuat.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun