Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Jaya Negara "Mulang Dasar" Balai Penyuluh KB di Densel
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penyuluh Keluarga Berencana (KB) di Kota Denpasar telah memiliki balai penyuluh yang berlokasi di Jalan Gurita, Kelurahan Sesetan Kecamatan Denpasar Selatan.
[pilihan-redaksi]
Pembangunan gedung baru penyuluh KB ini secara resmi dilakukan mulang dasar oleh Wakil Walikota I GN Jaya Negara, Senin (4/11) bersama Dinas Pemberdayaan Perempaun dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, I Gusti Agung Laksmi Damayanti serta Camat Denpasar Selatan, I Wayan Budha.
Di sela-sela kegiatan Wakil Walikota, Jaya Negara mengharapkan keberadaan Balai Penyuluhan KB ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai informasi mengenai keluarga berencana. Untuk mengoptimalkan penggunaan gedung penyuluhan KB ini agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta memberikan pelayanan yang humanis, hingga mengedepankan kenyamanan masyarakat .
Kepala Dinas Keluarga Berencana I Gusti Agung Laksmi Damayanti mengatakan Acara hari ini Pembangunan balai Penyuluh Keluarga Berencana mengatakan biaya pembangunan gedung ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019. Mulang dasar mecaru dan melaspas. Gedung yang di bangun dari 11 Juli Sampai 28 Oktober 2019 yang menghabiskan dana sebesar 600 Juta rupiah di puput oleh ida Pedanda Ida Pedanda Istri Mayun Geriya Beji Tegal Denpasar.
“Dengan adanya gedung baru ini dapat bermanfaat dalam pertemuan para penyuluh KBPP di Kota Denpasar serta diharapkan dengan pertemuan rutin para penyuluh KBPP bisa lebih nyaman dalam pertemuan bulanan nanti di bahas dalam rapat dengan sasaran kedepanya bisa menyukseskan program KBPP di kota Denpasar,” Ungkapnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun