Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ajak Siswi "Seks Bertiga", Dua Oknum Honorer Diamankan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua oknum honorer, masing-masing pegawai honorer Pemkab Buleleng dan guru honorer di salah satu sekolah kejuruan negeri di Singaraja, Buleleng, diamankan Sat Reskrim Polres Buleleng. Keduanya terlibat kasus persetubuhan menyimpang dengan melibatkan anak dibawah umur yang merupakan anak didik pelaku.
Peristiwa penyimpangan seks yang dilakukan kedua pelaku, yang diduga memiliki hubungan perselingkuhan itu, terjadi pada akhir bulan Oktober lalu, namun baru dilaporkan Rabu siang ke Mapolres Buleleng. Polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap AA PW (36) seorang pegawai Honorer di Pemkab Buleleng bersama pacarnya Ni Made SND yang merupakan guru honorer Bahasa Bali di Sekolah Kejuruan yang berlokasi di Jalan Pramuka Singaraja.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto didampingi Kasubag Humas Iptu Gede Sumarjaya, Kamis siang di Mapolres Buleleng memaparkan, pengungkapan terhadap perilaku penyimpangan seks di salah satu tempat kost yang ada di Jalan Sahadewa Singaraja dilakukan setelah menerima laporan orang tua korban, berinisial V (16) salah satu siswi di tempat salah satu pelaku mengajar.
"Kedua pelaku meruapakan pasangan kekasih atau pacar. Pelaku pria menginginkan persetubuhan bertiga. Pelaku pria membujuk pelaku wanita untuk mencarikan salah satu siswi. Korban awalnya tidak mau, akhirnya dengan bujuk rayu korban mau menemani ke kos,"ujar AKP Vicky.
AA PW yang disebut-sebut sebagai honorer di BKPSDM Pemkab Buleleng mengakui perbuatan yang dilakukannya itu akibat menonton video porno online sehingga mengutarakan maksudnya terhadap kekasih gelapnya tersebut.
SND yang merupakan guru korban menceritakan awal mula saat mengajak korban yang merupakan anak didiknya ke kost pacarnya itu. Bahkan diakui dirinya bersama selingkuhannya melakukan adegan layak sensor di depan siswinya dan kemudian meminta anak didiknya untuk ikut serta berhubungan seksual bertiga di dalam kamar kos.
Dalam penanganan kasus tersebut, ibu dua orang anak bersama selingkuhannya diamankan di Mapolres Buleleng dan masih dilakukan penyidikan secara intensif. Bahkan SND disangkakan telah melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak didik atau tenaga kependidikan, sesuai pasal 81 (1) Junto pasal 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Sedangkan untuk pelaku AA PW dijerat dengan pasal 81 ayat (1), (2) UU Nomor 35 tahun 2014 atas dugaan melakukan tindak pidana Persetubuhan terhadap anak dibawah umur.
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4622 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan