Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ikon Pariwisata Baru, Patung Dewa Brahma di Desa Duda Timur Hampir Rampung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Patung Dewa Brahma yang dibangun setinggi 13 meter dengan lebar 9 meter tepat berhadapan dengan air terjun Jaga Satru, Dusun Pateh, Desa Duda Timur, Selat, Karangasem kini hampir rampung.
[pilihan-redaksi]
Informasi terakhir, tahapan pembangunan patung yang digadang-gadang akan menjadi ikon pariwisata baru di Kabupaten Karangasem ini sudah mencapai 70 persen dari target penyelesaian hingga akhir tahun 2019 mendatang.
Selain patung Dewa Brahma di areal Air tejun juga akan ditata sedemikian rupa seperti misalnya membuat pesucian dengan lima buah pancuran.
Di areal ini juga akan dibuat konsep Tri Mandala. Dimana lokasi patung sendiri berada di areal utama Mandala yang akan disucikan.
Di sini nantinya akan menjadi tempat khusus untuk wisata spiritual sehingga tidak semua tamu bisa masuk ke areal utama mandala.
Kepala Desa Duda Timur, I Gede Pawana sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa dalam proses pembangunan patung tersebut, seluruh pembiayaannya murni dari pihak sponsor dan tidak menggunakan dana pemerintah ataupun Dana Desa.
“Untuk pendanaannya disini kita semuanya murni dari sponsor pihak ketiga," terang Pria yang identik dengan warna poleng tersebut.
Sementara itu, meski tahap pembangunan patung baru 70 persen dan kawasan air terjun masih dalam penataan, namun rata - rata setiap harinya ada saja wisatawan asing yang datang berkunjung ke air terjun Jaga Satru.
"Setiap hari ada saja wisatawan asing yang datang, terutama pada hari sabtu dan minggu juga cukup ramai yang datang berkujung," tutur Gede Aditya salah seorang warga yang berada di kawasan tersebut.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang